Langsung ke konten utama

Pekanbaru Boring? Siapa Bilang

Cari saya yang mana?
Credit: Athrie


Hari minggu lalu, tanggal 24 April 2016 saya menghadiri launching buku dari komunitas kongkow nulis. Bukunya berjudul Pekanbaru Boring? Siapa Bilang. Buku ini ditulis oleh 15 orang anak muda yang tergabung di komunitas kongkow nulis. Dari judulnya, tentu udah tergambar dong apa yang dibahas buku ini. Yup, tentunya all about Pekanbaru yang dilihat dari kacamata 15 orang penulisnya. Nunjukin kalau Pekanbaru itu nggak boring alias ngebosenin, banyak hal yang bisa dieksplore di Pekanbaru.



Credit: BPA Pekanbaru


Buku yang launchingnya diadakan di Balai Perpustakaan dan Arsip ini didesain dengan cover unik dan filosofis. Di covernya tergambar 3 icon Pekanbaru, yaitu Gedung Perpustakaan Wilayah Soeman HS, Gedung Bank Riau, dan Anjungan Seni Idrus Tin Tin. Sedangkan warna biru yang dominan di cover, merupakan pengharapan agar langit Pekanbaru selalu biru, bebas dari bencana Asap.



Credit: BPA Pekanbaru


Bagi yang berminat untuk memiliki buku ini, bisa dipesan melalui sosmed kongkow nulis, dibandrol dengan harga 50rb saja. Selama buat komunitas kongkow nulis atas buku barunya, ditunggu karya-karya selanjutnya :)


Komentar

  1. Waaah .. makasih banyaaak kak ocii reviewsnyaaa :D

    BalasHapus
  2. Wah seru ya bukunya, jadi penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Naqi, buku tentang Pekanbaru :)

      Hapus
  3. Sepertinya acaranya seru ya. Ulasannya sangat menarik. Senang sekali dapat berkunjung ke laman web yang satu ini. Ayo kita upgrade ilmu internet marketing, SEO dan berbagai macam optimasi sosial media pelejit omset. Langsung saja kunjungi laman web kami sboplaza.com ya. Ada kelas online nya juga lho. Terimakasih ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...