Langsung ke konten utama

Buka Bareng With Temen-temen Kuliah S1

Di grup alumni S1 khusus Pendidikan Ekonomi FKIP UNRI Pekanbaru angkatan 2004, udah pada heboh nanyain kapan diadakan buka bareng. Memang banyak yang saat ini berdomisili di luar kota Pekanbaru. Nah, itulah sulitnya saat akan menentukan waktu. Tahun-tahun sebelumnya, biasanya kami mengadakan di penghujung Ramadhan. Tapi, karena ternyata banyak yang ingin dilaksanakan di minggu kedua Ramadhan, akhirnya dilaksanakan lebih cepat.

Selain waktu, tempat juga menjadi hal yang heboh untuk didiskusikan. Setelah usul ini itu, akhirnya pilihan tetap jatuh di Bebek Goreng H. Slamet Pekanbaru, persis seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain menunya yang enak, lokasinya di tengah-tengah kota dan gampang untuk dicapai, toilet, tempat wudhu, dan mushallanya (beserta peralatan shalat) bersih.

Tahun ini, temen-temen yang ikutan lumayan banyak. Beberapa yang dari luar kota juga datang. Rasanya seruuuu yah, karena bisa dibilang kita ketemuannya cuma setahun sekali, termasuk dengan teman-teman yang satu kota, weleh... weleh... begitulah, pada sibuk masing-masing, komunikasi paling via BB atau FB.

Pas ngumpul, kita jadi terbayang-bayang masa kuliah dulu. Temen-temen yang dulunya gugup, bahkan menggigil kalau pas praktek mengajar di depan kelas, sekarang udah pada jadi guru. Dan saya, yang lebih dulu lulus dengan menyandang cumlaude, dan saat ini saya juga sudah S2, malah di rumah aja jadi Ibu Rumah Tangga. Temen-temen masih pada nanyain kenapa hehehe... padahal sepertinya tahun kemaren saya udah cerita deh, capek yah kalau harus ada siaran ulang hihihi...

Yah, menurut saya, topik tentang anak-anak jauh lebih menarik daripada tentang pekerjaan. Walaupun masih ada beberapa temen yang sampai sekarang belum menikah, tapi bukankah kita bisa saling mendo'akan, menyemangati, dan memberikan pandangan-pandangan positif. Terlebih, usia 27 atau 28 tahun bisa dibilang sudah cukup untuk berumah tangga, bahkan anak saya sendiri telah berusia 4 tahun. Beberapa teman juga sudah ada yang memiliki 2 anak.

Tapi, bagaimanapun hidup mati, rezeki, dan jodoh ada lah kuasa Allah. Menikah bukan perkara siapa yang duluan, tapi siapa yang bisa menjalani pernikahan dengan baik nantinya, mampu mencapai predikat SAMARA.

Ramadhan memang indah, buka bersama begini bisa menjadi momen penyambung silaturahmi, kangen-kangenan. Semoga tahun-tahun berikutnya semua masih diberi umur, kesehatan, kesempatan, dan rezeki untuk bisa ikut buka bersama lagi, aamiin... :)

Banyak yang nggak ke foto (asyik ngobrol sama makan), apalagi para suaminya :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...