Langsung ke konten utama

Peresmian Rumah Blogger Riau



 Sumber Gambar: Ais Bertuah

Kali ini masih seputar buka bersama. Memang yah, saat Ramadhan gini, kita bisa banjir undangan buka bersama, mulai dari temen-temen sekolah, kuliah, kantor, organisasi, dll. Nah, kali ini saya bersama Mbak Lusi mewakili Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) datang untuk menghadiri undangan buka bersama yang diadakan oleh Blogger Bertuah, sekaligus peresmian Rumah Blogger Riau.

Saya dan Mbak Lusi datang single, alias tanpa mengikutsertakan keluarga. Hanya kami berdua yang bisa hadir di acara tersebut, selain Mbak Winna Azam yang tak lain adalah anggota blogger bertuah (suaminya salah satu pendiri blogger bertuah) dan anggota KEB juga. Anggota KEB di Pekanbaru bisa dibilang cuma 5 orang, tapi ada juga di daerah lainnya seperti duri, palalawan, tanjung pinang, batam, dll.

 Perwakilan KEB (Mbak Winna, Mbak Lusi, dan Saya)
 Sumber Gambar: Lusi

Mbak Lusi berbaik hati untuk menjemput saya. Padahal rumah kami bisa dibilang dari ujung ke ujung. Tapi, karena lokasi Rumah Blogger Riau tersebut bisa dikatakan tidak jauh dari rumah saya, yang kira-kira bisa ditempuh dalam waktu 5 menit saja tanpa macet, jadi bisa dikatakan sekali jalan.

Acara peresmian Rumah Blogger Riau dihadiri oleh anggota blogger bertuah, para undangan yang terdiri dari GM Telkom, perwakilan Keminfo, perwakilan Wawako, dan juga berbagai komunitas yang ada di Riau. Selain itu juga ada anak-anak dari panti asuhan Amanah Pekanbaru.

Acara dimulai dengan pemberian kata sambutan oleh ketua Blogger Bertuah, kemudian GM telkom, lalu bersama-sama dengan perwakilan Keminfo dan perwakilan Wawako meresmikan Rumah blogger Riau.

  Kata sambutan dari ketua Blogger Bertuah
Sumber Gambar:Irhas Ihsan

Selanjutnya, menjelang berbunyinya bedug buka puasa, ada ceramah yang disampaikan oleh seorang ustadz. Isi ceramahnya kurleb begini, "Gantungkan segala harap hanya kepada Allah, raih keberkahan dalam segala aktivitas. Kenali dan maksimalkan potensi diri, gunakan utk kebaikan. Semoga para blogger kelak termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang bermanfaat dalam kebaikan, saat dihisab oleh Allah."

  Ceramah Ustadz
Sumber Gambar:Irhas Ihsan

Setelah beduk berbunyi, semua membatalkan puasa dengan sajian berupa kurma, minuman dingin, dan kue-kue. Setelah itu menunaikan shalat maghrib. Panitianya keren deh, tempat shalat laki-laki dan perempuan terpisah. Tempat shalat perempuan di dalam ruangan yang ada kamar mandinya. Memang Rumah Blogger Riau ini besar dan juga berhalaman lebar. Jadi, memang pas untuk dijadikan tempat bagi acara-acara seperti ini.

  Sumber Gambar:Irhas Ihsan

Selesai shalat, kami pun menyantap nasi kotak yang telah disediakan oleh panitia. Setelah selesai makan, acara dilanjutkan dengan sharing antar komunitas. Jadi, masing-masing komunitas yang diundang memperkenalkan komunitas mereka. Sayangnya, saya dan Mbak Lusi nggak bisa menyimak lebih lanjut sharing tersebut karena hari sudah hampir jam 9 malam. Maklum saja, saya meninggalkan si kecil bersama Abinya di rumah, dan si kecil udah call umminya sampai 3 kali hehehe... Lagipula, waktu yang dibutuhkan oleh Mbak Lusi untuk sampai di rumahnya juga lumayan.

  Mbak Lusi memperkenalkan KEB
Sumber Gambar:Irhas Ihsan

Next, semoga kami perwakilan dari KEB bisa berpartisipasi dalam program-program Blogger Bertuah di Rumah Blogger Riau ini, saling bersinergi bersama untuk turut serta memajukan Riau. Aamiin :)

.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...