Langsung ke konten utama

1st Meet Up Kompakers Pekanbaru



Sahabat Ummi...

Hari minggu tanggal 20 lalu, saya menghadiri 1st meet up kompakers Pekanbaru. Apa sih itu?, ada yang masih asing yah dengan kata kompakers?. Oke deh, kompakers itu sebutan untuk member Upload Kompakan. Tahu dong yah Upload kompakan? nggak tahu juga? Oke deh, upload kompakan itu salah satu komunitas fotografi di Instagram. Punya IG dong yah, sila mampir buat lihat-lihat, hestegnya #uploadkompakan


Siapa tahu ntar tertarik juga buat gabung. Saya sendiri juga masih baru banget gabung di sana, tapi betah dan seruuuuu... bertaburan ilmu fotografi. Jadi, selain baca dan nulis, hobi saya juga foto-foto. Dengan tema yang berbeda setiap harinya, membuat saya merasa tertantang di sana dan berusaha buat PD nampilin hasil foto saya. Yah... walaupun masih remah-remah banget, apalagi cuma pake kamera android aja hihihi...


credit: grup line Kompakers Pekanbaru

Nah, kompakers Pekanbaru itu sebutan untuk member Upload Kompakan yang berada di Pekanbaru. Ternyata banyak juga membernya. Kami berkenalan dan saling follow. Di acaranya juga ada tukaran kado, biar makin akrab. Trus, dipilihlah Bu Lurah alias bulur, sebagai ketua kompakers Pekanbaru, yaitu Ulie Sebayang. Jadi, akan ada pertemuan rutin berikutnya. Wah seneng banget dong yah, jadi nambah temen dan ilmu. Senang bisa ngumpul dengan orang-orang yang punya passion yang sama. Karena ini komunitas foto, jadi pas acara kita juga belajar foto-foto. Ada yang bawa properti, seperti alas foto dan napkin.



Credit: Mumut

Hasil belajar di sana
foto pesanan makanan

Ada yang penasaran, gimana sih caranya gabung di komunitas ini. Gampang banget, cukup follow Upload Kompakan, ikutan setor foto dengan taat rule tentunya, trus cantumkan juga #kompakerspekanbaru add grup line kompakers Pekanbaru. Udah gitu aja.

Taraaaaa... inilah dia Kompakers Pekanbaru


 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

 Credit: Grup line kompakers Pekanbaru

Jangan lupa follow IG saya yah: @ociym

Komentar

  1. Aku ikut boleh nggak mbak ;) walau jauh dimare ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa Mbak Dew, ada kok kompakers Eropa. Cek hesteg aja :)

      Hapus
  2. contac anggota kompakers pku yang bisa dihubungi siapa ya mbax?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...