Langsung ke konten utama

Resep Sop Tahu Kuning

Sahabat Ummi...

Ada yang lagi buntu nggak mau masak apa?. Namanya emak-emak yah, mikir menu sehari-harinya buat keluarga itu lumayan bikin pusing. Kudu puter otak, gimana bisa menyajikan makanan yang enak, sehat, dan murah tentunya. Apalagi jaman sekarang yah, haruuuus pintar-pintar banget dalam ngelola uang belanja. Jadi, kali ini saya mau berbagi resep makanan yang enak, sehat, dan murah. Terutama buat penggemar tahu dan penyuka rasa pedes, berkuah, dan seger gitu. Resep ini, saya dapet dari adek ipar, tapi saya modifikasi sedikit, disesuaikan dengan selera saya.

Oke deh, lansung aja ke resepnya yah.

Bahan:
  • 5 buah tahu putih, bagi 2 menjadi bentuk segitiga
  • Cabe rawit 1/2 ons, dipotong kecil-kecil
  • Bawang merah 4 buah, diiris
  • Bawang putih 4 buah, diiris
  • Jahe 1 ruas, diiris tipis-tipis
  • Kunyit 1 ruas diiris tipis-tipis
  • Daun salam 2 lembar
  • Daun jeruk 2 lembar
  • Batang sereh 1 buah, digeprek
  • Tomat 1 buah dipotong dadu
  • Daun prei 1 buah diiris
  • Ikan teri 1/2 ons
  • Minyak 2 sdm untuk menumis
  • gula dan garam secukupnya
  • Air 1000 cc
Cara membuatnya:
  • Tumis bumbu-bumbu yang sudah diiris, daun salam, daun kunyit, dan sereh, hingga harum.
  • Setelah itu masukkan air, lalu tahu dan ikan teri
  • Tambahkan gula dan garam (kalau mau, bisa ditambahkan juga penyedam masakan)
  • Setelah hampir matang, masukkan tomat dan daun prei
Gampang bangetkan bikinnya. Bahkan ini juga enak banget dimakan gitu aja. Jadi semacam menu diet gitu, tinggal di skip aja minyak gorengnya, jadi nggak perlu ditumis. Rasanya gurih, pedes, seger deh. Selamat mencoba yah ^_____^




Komentar

  1. Wah resepnya gampil, murah meriah juga ya Mbak. Cobain ah. Pas banget nih buat anak kost. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...