Langsung ke konten utama

Resep Wedang Uwuh



Sahabat Ummi...

Buat yang lahir, besar, atau pernah mukim di Jogja, tentu nggak asing lagi dong yah dengan wedang Uwuh. Arti dari wedang adalah minuman, sedangkan uwuh adalah sampah, jadi minuman sampah? eits, bukan begitu. Jadi, wedang uwuh ini dibuat dengan banyak rempah berkhasiat, yang penyajiannya masih ada rempah-rempah tersebut. Rasanya? manis-manis pedes, dan nikmat banget diminum hangat-hangat.

Berhubung suami saya dulu lama di Jogja, jadilah saya cobain bikin. Tapi karena rempah secangnya kurang banyak, jadi warnanya nggak terlalu pekat hahaha... nggak papa lah yah, namanya juga baru pertama kali bikin. Lain kali bikin yang lebih oke. Tertarik buat bikin juga? ini resepnya:

Bahan:

  1. Jahe 
  2. Cengkeh
  3. Bunga cengkeh
  4. Batang cengkeh
  5. Daun cengkeh
  6. Kayu secang
  7. Daun pala
  8. Pala
  9. Kayu manis
  10. Daun kayu manis
  11. Sereh
  12. kapulaga
  13. Gula batu
Cara membuatnya:
  • Jahe dibakar, lalu memarkan tapi jangan sampai hancur
  • Masak air, bila sudah mendidih, masukkan semua bahan.
  • Masak hingga mendidih dengan api sedang, kurang lebih 16 menit
  • Angkat, sajikan di dalam gelas, dan nikmat diminum selagi hangat.
Selamat mencoba ^___^

Komentar

  1. Udah lama banged pengen bikin.. Dulu sempat dikasi lagi bahannya pas di madinah.. Eh lupa terus bikinnya. Makasii ya kak buat resepnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini resep nggak ada takaran, kebiasaan saya main cemplung aja :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...