Langsung ke konten utama

Workshop Food Photography Oci YM by Smartphone




Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Hari minggu tanggal 1 Oktober 2017 lalu, saya mengisi workshop photography yang diadakan oleh salah satu komunitas di Pekanbaru, yaitu Nongkrong Bareng Arsitek. Komunitas untuk presentasi karya. Ampun yah, baru diposting sekarang :D

Nggak papa lah yah. Doa in moga saya makin rajin dan konsisten buat nulis di blog ini. Apalagi, sekarang saya udah ganti template lho, gimana? udah kekinian kan yah, secara template lama saya, konon udah terlalu jadul katanya :D

Ok deh, kita lanjut ke cerita workshop photography saya.

Buat yang rajin baca blog saya, tentu udah pada tahu tentang hobi fotografi yang sedang saya geluti saat ini. Alhamdulillah... dengan gear Smartphone, saya bisa sharing kepada peserta workshop, bagaimana memaksimalkan smartphone kita untuk foto produk.



Hasil foto beberapa peserta


Peserta workshop terdiri dari para bakulan olshop dan juga yang punya hobi cooking dan baking. Jadi, jelas dong, mereka ingin tahu bagaimana cara menghasilkan foto yang menarik. Awalnya, saya menyajikan sedikit materi, lalu masuk ke sesi praktek. Para peserta, dari awal memang sudah diminta untuk menyiapkan produk yang akan di foto. Jadi, hari itu banyak banget makanan yang bisa diicip :D

Materi yang saya sampaikan adalah basic food photography. Dalam prakteknya, peserta langsung belajar lighting, styling, dan editing. Pada semangat semua, dan hasil fotonya juga kece-kece. Seneng banget deh, saya jadi nambah kenalan. Semoga workshop yang berlangsung selama 2 jam ini, bisa bermanfaat.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...