Langsung ke konten utama

Bebas Anyang-anyang Dengan Prive Uri-cran



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Hari gini masih mengeluhkan masalah anyang-anyangan?. Wah, berarti itu tandanya belum tahu dong dengan prive uri-cran, yang bisa jadi solusi buat kita supaya bebas dari anyang-anyangan. Supaya perasaan nggak nyaman karena kudu bolak balik ke kamar kecil buat buang air yang rasanya nggak tuntas-tuntas plus sakit itu, bisa segera teratasi. Kita bisa nyaman beraktifitas, terlebih ketika dalam perjalanan jauh.

Nah, saya udah beberapa kali lho bahas tentang si minuman merah jambu ini. Prive uri-cran, yang berasal dari ekstrak buah cranberry. Salah satu jenis tanaman semak or liar ini, punya kandungan yang banyak banget dan bermanfaat buat tubuh kita. Ada kadar vitamin C yang tinggi, serat makanan, mineral, flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin, serta senyawa fitokimia yang merupakan salah satu sumber anti oksidan polifenol, yang baik bagi jantung dan dapat mencegah kanker.





Bisa, karena berdasarkan hasil uji klinis di dalamnya mengandung proantocyanidin yang fungsinya untuk mencegah, dan menangkap bakteri E-Coli yang menempel pada dinding sel epitel saluran kemih, dan membuangnya bersama air kecil. Tapi, nyari buah cranberry di Indonesia, apalagi di Pekanbaru kan susah yah. Untungnya ada prive uri-cran kan.

Cukup sediakan segelas air, trus tuangkan bubuk prive uri-cran, kacau dengan sendok hingga larut, minum deh. Kemasannya juga praktis banget. Bisa kita masukkin ke dalam pouch, trus tinggal dikonsumsi kapan aja. Insya Allah, kita bisa bebas dari anyang-anyangan.



Sahabat Ummi...

Semoga bermanfaat yah sharing dari saya ^___^


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...