Langsung ke konten utama

Manfaat Dahsyat Buah Ciplukan atau Golden Berry




Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh

Sahabat Ummi...

Siapa yang masa kecilnya sering metikin buah yang kulit tipisnya berbentuk lampion, yang merupakan tumbuhan liar, sering dijumpai merambat di pohon rindang, di pinggir sawah, atau di kebun. Buah itu disebut dengan ciplukan, rasanya manis. Dulu, tanaman itu serupa gulma. Tak banyak orang yang tahu bahwa ternyata buah ciplukan ini dikenal dengan Golden Berry, yang punya manfaat dahsyat.

Tak seperti dulu, saat saya kecil, sekitar tahun 80 an sampe 90 an, buah ini bisa ditemukan dengan mudah. Sekarang, buah ini bisa dikatakan langka dan bahkan sudah mulai dibudidayakan, daaaaan harga jualnya juga fantastis. Di Supermarket, saya membelinya dengan seharga 35.000 rupiah dalam box mika kecil berat 100gr. Per kilogramnya bisa 200.000-500.000 rupiah. Di kemasannya tertera dari Ciwidey Bandung.

Manfaat dahsyat buah ciplukan atau Golden Berry

Apa aja sih manfaat buah ciplukan ini? sampai-sampai harganya begitu mahal. Ternyata ada berbagai manfaat penting dari buah Golden Berry ini, yaitu:
  1. Melindungi tubuh dari ancaman radikal bebas. Karena tinggi kandungan karoten dan senyawa pelifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan. Sehingga buah ini dapat menetralkan radikal bebas, melindungi tubuh dari ancaman penyakit kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung koroner.
  2. Mengatasi rasa nyeri. Kandungan senyawa antiinflamasinya, dapat mengurangi rasa nyeri, yang disebabkan oleh asam urat, radang sendi, nyeri otot, wasir, dan lupus.
  3. Menurunkan berat badan. Buah ciplukan ini rendah kalori, hanya mengandung 53 kalori/100 gr. Cocok untuk dimakan saat tengah diet, sebagai asupan nutrisi harian.
  4. Menurunkan kadar kolesterol. Kandungan asam oleat dan linoleat dalam buah ciplukan berkhasiat menurunkan jumlah kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang bersemayam di dalam tubuh.
  5. Mengontrol penyakit diabetes. Ciplukan mempunyai kandungan senyawa yang bisa memperlambat penguraian asupan gula dalam darah. Tubuh akan terlindungi dari tingginya kadar gula karena reseptor insulin dapat diatur dengan benar.
  6. Menjaga penglihatan mata. Memiliki kandungan karotenoid yang tinggi, sangat baik untuk meningkatkan kesehatan mata. Karotenoid ini berkhasiat untuk mencegah terjadinya katarak dan juga memperlambat timbulnya degenerasi makula, serta dapat menjaga penglihatan tetap tajam seiring bertambahnya usia.
Sahabat Ummi...

Saya mengkonsumsi buah ciplukan atau golden berry dengan cara dibuat sebagai infus water. Ditambahkan dengan daun mint, membuat rasa infus water ini enak sekali, benar-benar perpaduan rasa yang mantap. Caranya, cukup dengan meyiapkan air matang di dalam botol kaca, tambahkan 3 atau 5 buah ciplukan, dan daun mint beberapa batang. Diamkan di suhu ruang atau kulkas selama 6 jam. Infus water siap untuk dikonsumsi. Selamat Mencoba ^____^




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...