Langsung ke konten utama

My Book



Alhamdulillah... buku solo pertama saya sudah terbit. Buku yang dalam prosesnya penuh dengan pembelajaran. Rasanya luar biasa, buku solo pertama dan yang pertama ditulis adalah Nabi Muhammad Saw, sepak terjang beliau di dunia bisnis. Jangan ditanya bagaimana perasaan saya saat menuliskannya. Ada rasa takjub, haru, sampai rindu yang mampu menghadirkan tetesan air mata.

Lewat buku ini juga saya menjadi semakin mengerti tentang dunia kepenulisan, lika-likunya, bahkan telah mencicipi pahitnya sebelum manisnya. Tapi, itulah hidup. Semuanya adalah sebuah proses. Saya sudah memilih dan passion saya adalah menulis. Setelah menghasilkan 10 antologi, saya sudah luar biasa bersyukur akhirnya punya kesempatan untuk menulis buku solo. Insya Allah buku yang lainnya akan segera menyusul.

Harapan saya, semoga buku ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua dan menjadi amal jariyah buat saya. Saya juga membuka ruang selebar-lebarnya untuk berdiskusi, memberikan masukan atau kritik yang membangun atas buku ini, silahkan mampir ke email saya ya  ^_^


Komentar

  1. wah... luar biasa Ummi yang satu ini.... sudah menghasilkan 10 antologi dan sebuah buku solo... kapan ya saya bisa seperti ini? :)

    salam kenal dan selamat menjalankan ibadah puasa ya mba....
    oya, sekalian ijin follow yaa..

    BalasHapus
  2. waah hebat ya Ummi..
    Keren..

    Salam kenal ya Ummi..
    selamat menjalankan Ibadah Puasa..

    BalasHapus
  3. Tengkiyu Mbak Alaika. Insya Allah bisa, tulisan blog Mbak juga kereeeeeen.


    silahkan... ^_^

    BalasHapus
  4. Salam kenal juga Mbak Nchie. Met puasa juga ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...