Langsung ke konten utama

Bebi-Good, MPASI Saat Emergency


Sebagai seorang Ibu, kita tentunya ingin memberikan yang terbaik yah buat buah hati. Saat baby sudah memasuki masa MPASI, tentunya yang terbaik adalah MPASI buatan Ibu yang diracik dengan kebersihan yang terjaga, nutrisi yang lengkap dan yang paling penting penuh cinta. Ribet? nggak juga kok, udah ada teknologi yang mendukung, salah satunya yang namanya slow cooker. Jadi, sebenarnya nggak ada alasan sih buat para Ibu untuk nggak menyajikan MPASI homemade bukan menggantinya dengan yang instan.


Tapiiii, terkadang ada kondisi-kondisi tertentu yang menjadi kendala dalam menyiapkan MPASI yang homemade, yah sebut sajalah suatu keadaan yang emergency. Nah, Alhamdulillah nih buat para Ibu yang ada di Pekanbaru, yang butuh MPASI homemade non instan, ada Bebi-Good. Jadi, Bebi-Good ini menjual MPASI untuk usia <12m yang bebas gula dan garam. Trus ada sop, puding, susu kedelai, sari kacang ijo, dan nuget non MSG.


O yah, mereka juga menyediakan layanan antar lho. Kerennya nih yah, menunya tiap hari beda. Membantu banget yah. ^_^



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...