Langsung ke konten utama

Bukan FoMo

Bismillah...

Kaku. Begitulah kira-kira. Gimana nggak, udah lama nggak nulis panjang. Terakhir nulis juga cuma keterangan foto pas lagi update di Instagram. Hmmmm... itu juga udah beberapa minggu yang lalu, pas andro belum nge-hang hehehe...

Pas smartphone bermasalah, yang bikin uring-uringan itu bukan takut kudet (secara punya blog, akun FB, Twitter, dan instagram) melainkan ada naskah di note nya. Naskah kasar sih, semacam bank ide gitu. Aaaaah.... pencitraan inih! pasti kangen sosmed juga kan!. Beneran, nggak. Seperti yang pernah saya singgung di postingan hibernasi, ada banyak hal yang harus dikompromikan, awalnya agak berat, tapi lama-lama biasa aja. Bahkan ada rasa tenang.

Iya, tenang. Dunia maya itu hiruk-pikuknya ngalahin pasar kaget. Tahu pasar kaget?, anggap tahu aja deh yah :D begitulah. Butuh hati yang besar untuk berselancar bebas di sana. Berprasangka baik. Selalu berprasangka baik, sehingga hanya kebaikan saja yang kita lihat dan ambil. Susah untuk nggak BAPER, mari sejenak sibukkan diri dengan dunia nyata.

Alhamdulillah kalau bisa terhindar dari fenomena FoMo. Apa itu FoMo? baca di sini aja deh yah lebih jelas dan lengkapnya. Moga kita nggak termasuk salah satunya hehehe...

Oke deh, kembali ke masalah kaku dalam menulis panjang. Anggap aja postingan ini sebagai awalan. Yah, awal buat semangat nulis lagi, mulai menyelesaikan outline maupun bab-bab yang ngegantung. Apalagi, tahun 2015 lalu, nggak satu pun naskah saya terbit. Jadi, berharap 3 naskah saya yang di penerbit bisa terbit tahun ini, aamiin...




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...