Langsung ke konten utama

Alita Home Pekanbaru Menjawab Segala Kebutuhan Furnitur Kita


Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Rumah adalah tempat di mana hatimu tinggal, bener nggak?. Jadi, rumah erat kaitannya dengan hati. Bagaimana kita bisa menghadirkan kenyamanan dan ketentraman bagi seluruh penghuninya. Dalam islam, rumah akan terasa nyaman dan tentram apabila penghuninya menegakkan perintah Allah Ta'ala. Banyak sekali hadist yang membahasnya, mulai dari menegakkan shalat, membaca Al-Qur'an, dalam pembangunannya tidak mengandung unsur Syirik, posisi toilet tidak menghadap kiblat, bersikap baik terhadap tamu, dll. Sehingga ada keberkahan di dalam rumah kita.


@AlitaHome

@AlitaHome

Nggak cuma itu, kita juga harus memperhatikan kebersihan dan kerapihan rumah. Tak kalah penting, tidak berlebihan atau bermegah-megahan dan mengandung sesuatu yang mubazir dalam membangun atau mengisi interior rumah. Membahas tentang interior, setiap orang punya selera. Ada yang menyukai interior rumah dengan desain klasik, minimalis, shabbychic, dll. Saya pribadi, sebegai keluarga muda yang dinamis dan memiliki rumah di atas lahan yang terbatas, tentu punya kriteria tersendiri dalam memilih furnitur. Saya akan memilih furnitur dengan desain minimalis, simple, dan, multifungsi. Menyukai yang berbahan kayu solid, dengan warna nature. Jadi, rumah akan terlihat "tidak penuh", hangat, dan nyaman.


@AlitaHome

@AlitaHome

Sahabat Ummi...

Alhamdulillah... di Pekanbaru, ada Alita Home yang mampu menjawab segala kebutuhan furnitur kita. Mulai dari kamar tidur hingga dapur. Alita home menyediakan berbagai pilihan furnitur dengan berbagai konsep, yaitu klasik, skandinavia, shabbychic, dll. Bahkan kita juga bisa costum lho. Tinggal disampaikan saja desain seperti apa yang kita inginkan, Alita Home akan mewujudkannya. Bagaimana dengan harganya, tenang, reasonable price tentunya. Dengan kualitas bahan baku yang bagus, finishing yang rapih. Alita Home juga memberikan garansi untuk kerusakan yang bukan karena pemakaian.


@AlitaHome


Cermin cantik di rumah
dari @AlitaHome





Alita Home
Jalan. Arifin Ahmad no.93
Pekanbaru-Riau
085216770641

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...