Langsung ke konten utama

Cerita Lebaran

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Happy Eid Mubarak 1439 H yaaa... Mohon maaf lahir batin, kali aja ada tulisan saya yang menyakiti pembaca blog ini :)

Maklum, baru bisa nulis sekarang nih. Padahal lebaran ini nggak ada ke luar kota. Cuma, qadarullah bocah-bocah shalihah di rumah, udah kek estafet sakitnya. Daya tahan tubuh lagi pada turun, jadi gampang banget tertular penyakit, terutama batpil. Sedih jugaaaa sih, Mbak Nai sakit, jadi planning jalan-jalan dalam kotanya banyak yang nggak tercapai. Giliran Mbak Nai sehat, eh adek Khai yang sakit. Oke deh, yang penting si Ummi sehat, jadi bisa ngurus bocah-bocah. Walaupun Ummi kurang tidur, makan nastar sama kastengelnya nggak hilang selera, jadi nggak ada cerita itu timbangan geser ke kiri. lol :D

Gimana dengan sahabat Ummi...

Pada mudikkah?, kalau saya nggak. Lahir dan besar di Pekanbaru, begitu juga dengan suami. Jadi, keluarga banyak di Pekanbaru. Tapi tetap seru kok, selalu ada cerita baru. Cerita apa? yah macem-macem, selain ada anggota keluarga yang berpulang, juga ada anggota keluarga yang baru. Tiap lebaran, kembali merefresh ingatan anak-anak dengan keluarga besar. Soalnya nggak bisa sering-sering ngumpul juga. Jangankan anak-anak, wong Umminya aja masih sering lupa nama-nama anggota keluarga, saking keluarga besaaar banget :D

Yang paling epic menurut saya, tahun ini saya resmi punya cucu hahaha... Iyaaa di usia 32 tahun. Soalnya suami anak bungsu, sedangkan saya anak sulung. Nah, kakak suami yang pertama udah punya cucu, otomatis cucu kami juga. Trus, yang gini nih yang seru, gimana ngenalkan silsilah keluarga ke Nai dan Khai. O yah, yang menurut saya juga spesial, tahun ini nggak ada jenis pertanyaan kapan nambah momongan, supaya dapet anak cowok, or masalah badan yang semakin subur makmur hahaha...
Barangkali udah pada melek kali yah. Bahwa pertanyaan or pernyataan sejenis itu, udah basi banget. Masih banyak obrolan lain yang lebih berfaedah, dipertemuan yang bisa dikatakan sekali setahun ini.

Eh... eh... tapi ada hal lain, saya masih nemu lho ada ortu yang bilang ke anaknya, minta salam tempel gitu. Buat yang punya FB, udah pernah baca belum tulisan yang viral, tentang salam tempel. Saya pribadi, nggak pernah mengajarkan anak-anak untuk meminta or berharap mendapatkan salam tempel. Kalau ada yang ngasih, diterima, rejekinya anak-anak. Sambil dijelaskan, bahwa si pemberi ingin berbagi kebahagiaan lebaran dengan anak-anak. Tapi, ditegaskan bahwa nggak semua orang berbagi kebahagiaan dengan memberikan salam tempel. Ada yang dalam bentuk menyuguhkan kue-kue dan minuman.

Sahabat Ummi...

Semoga kita masih Allah Ta'ala beri usia untuk bertemu dengan Ramadhan dan lebaran tahun depan yah. Aamiin... Allahumma... aamiin... ^____^









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...