Langsung ke konten utama

Menu Sahur Praktis dengan Sempolet



Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Siapa yang pas sahur semangatnya nggak nyampe separuhnya pas santap berbuka?. Wajar yah, pas sahur kita dalam kondisi yang masih mengantuk. Apalagi, setelah melakukan serangkaian ibadah di malam hari. Tapi, jangan sampe melewatkan waktu sahur yah. Sayang banget, karena ada keberkahan di sana.

Supaya santap sahur bisa bersemangat, biasanya saya pilih menu yang berkuah. Enaknya, mengkonsumsi masakan baru, bukan menu yang sama dengan saat berbuka tadi. Tapi yah, sesuai kondisi. Asal nggak telat bangun aja. Kalau telat bangun, nggak bakal sempat dong buat bebikinan lagi.

Nah, ada yang mau nyobain sempolet nggak?. Salah satu kuliner khas Riau yang terbuat dari tepung sagu. Bahan dan cara pembuatannya mudah. Nggak butuh waktu lama. Cita rasanya juga mantap, guriiiiih. Biasanya, sempolet ini disajikan sebagai menu sarapan pagi. Jadi, cocoklah buat sahur.

Sahabat Ummi...

Berikut resep menu sahur praktis dengan sempolet

Bahan:
  • Cabe rawit/cabe keriting 2 buah
  • Bawang merah 3 siung
  • Bawang putih 1 siung
  • terasi sedikit (tergantung selera)
  • merica halus seujung sendok teh
  • Ebi (secukupnya)
  • Sayur (bisa pakis, bayam, or katu)
  • Tepung Sagu (secukupnya)
  • Air
Cara membuat:
  • Haluskan cabe, duo bawang, merica, dan terasi
  • Masukkan air ke dalam panci, beri bumbu halus, dan sayur. Tambahkan Ebi.
  • Setelah matang, kecilkan api. Lalu encerkan tepung sagu dengan air, tuang secara perlahan, masak dengan api kecil.
  • Sempolet siap untuk dinikmati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...