Langsung ke konten utama

Resep Kue Kering Choco Chip Kacang

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Siapa yang nggak doyan dengan kue rasa cokelat. Tua muda pada suka yah. Gitu juga dengan kue kering sajian di hari lebaran. Salah satu kue kering favorit anak-anak saya adalah choco chip kacang. Dihari biasa, anak-anak sering beli di warung or swalayan terdekat, kukis choco chip kemasan yang produksi pabrik. Nah, kalau lebaran, bisa nikmati choco chip homemade.

Baca: Resep Kue Nastar Klasik

Ya, bahan dan proses pembuatannya nggak terlalu sulit. Menaklukkan malaslah bagian tersulitnya :D
Padahal, kalau bikin sendiri, kita bisa dapet banyak. Jadi, lebih puas dalam menyantapnya. Apalagi, dikombinasikan dengan kacang tanah yang punya cita rasa khas. Waaah, petjaaaaaah di mulut deh.

Apakah sahabat Ummi tertarik untuk membuat sendiri? berikut saya jabarkan resep kue kering choco chip kacang yah

Bahan:

  • Tepung terigu 150gr
  • Mentega 150gr
  • Cokelat bubuk 50gr
  • Cokelat batangan 150gr
  • Kuning telur ayam 3 butir
  • Milo bubuk 35gr
  • Vanili secukupnya
  • Kacang tanah yang telah disangrai 150gr
  • Gula pasir halus 150gr
  • Cokelat chip secukupnya
Cara Pembuatannya:

  • Kocok gula pasir halus dengan mentega hingga mengembang, lalu campurkan telur dan kocok kembali, tambahkan vanili secukupnya.
  • Campur cokelat bubuk, milo bubuk, dan cokelat batang yang telah dicairkan ke dalam adonan tadi. Tambahkan juga kacang dan cokelat chip, aduk hingga rata. Terakhir, masukkan tepung terigu.
  • Olesi loyang dengan mentega. Kemudian bentuk adonan bulat-bulat, diameter 3cm, lalu pipihkan dengan garpu.
  • Setelah loyang penuh, panggang ke dalam oven. Setelah matang, biarkan hingga dingin, lalu masukkan ke dalam toples.
Sahabat Ummi...

Jangan lupa, toplesnya dilakban yah, khawatir kue kering choco chip kacang ini bakal tandas sebelum lebaran tiba :D



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...