Langsung ke konten utama

Tampil Cantik Natural dengan Wardah Lip Cream


Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Lebaran sebentar lagi nih. Buat mamak-mamak, lebaran nggak hanya mikirin sajian di rumah or kostum. Tapi juga, gimana bisa tampil fresh. Apalagi kalau udah begadang ngerjain ina inu buat persiapan lebaran. Alhasil, kurang tidur dan keletihan bisa bikin wajah terlihat pucat dan lelah banget. Padahal, pengennya kita tetap tampil prima dan terpancar di wajah bagaimana kebahagian kita di hari yang fitri.

Tenaaaaaang... nggak usah bingung. Buat yang setipe dengan saya, yaitu mamak-mamak yang cuma pake bedak dan lip cream sebagai andalan, kita bisa terlihat tetap fresh kok. Nggak perlu make up tebal, cukup dandan ala meghan markle aja eh nggak deh, cukup pake bedak dan lip cream dengan warna nude aja :D

Sahabat Ummi...

Sejak dulu saya sudah mengandalkan kosmetik Wardah, untuk perawatan wajah. Nah, saya kadang memang memakai lip cream, tujuannya untuk menyamarkan bibir saya yang cendrung pucat, maklum sering mendadak anemia. Kalau pas lagi pucet-pucetnya, udah kaya' vampir aja :D
Tapi, untuk warna lip cream, saya memilih yang nude. Tepatnya, Wardah lip cream no. 11. Bener-bener warna bibir banget, so natural.


Mengapa memilih Wardah lip cream?

Selain karena Wardah adalah kosmetik yang jelas kehalalannya, Wardah juga merupakan brand kosmetik yang harganya terjangkau, tapi kualitasnya terbaik. Yah, setidaknya itulah yang saya rasakan, sebagai seorang pengguna sejak dulu kala. Wardah juga selalu berinovasi dan punya produk yang super lengkap. Mengcover segala kebutuhan kita sebagai seorang perempuan, yang ingin tampil cantik dan sehat. Jadi, butuh produk untuk perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki, semua ada.

Untuk Wardah lip cream sendiri, Selain punya banyak warna shade yang bisa kita pilih, kuas aplikatornya yang cukup pipih bisa mempermudah penggunaannya, termasuk pada bibir yang tipis sekalipun. Nggak makan waktu deh dan hasilnya juga rapih, terlebih ujung kuas meruncing yang juga dapat meminimalisir terbuangnya produk sia-sia.

Untuk teksturnya, Wardah lip cream punya tekstur yang creamy, tapi nggak berasa berat pas dipake, jadi memang nyaman banget untuk digunakan sehari-hari. Kecenya lagi, warnanya pigmented banget dan tahan lama, aman deh klo kita icip makanan dan minuman sana-sini.

Sahabat Ummi...

Sekali lagi, saya pribadi pakai yang no. 11. Tapi, pas di rumah, lebih sering pakai yang no. 9. Warna yang lebih cerah, biar Si Abi lihatnya makin sumringah ^___^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...