Siang itu, kami tengah berada di sebuah Supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Saya sibuk melihat-lihat produk makanan, sedangkan Nai dan suami saya sedang asyik di area elektronik. Supermarket siang itu tidak terlalu ramai, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berdiri tidak jauh dari saya tersenyum manis, dengan pandangan dingin, saya lalu memalingkan wajah. Lalu iseng, saya melihat lagi ke arahnya, dan ia pun kembali tersenyum. Dengan perasaan kesal, saya buru-buru pergi ke rak lainnya. Ngapain coba itu bapak-bapak pakai senyum-senyum segala ke saya!. Setelah mengecek keranjang belanjaan dan memastikan semua barang yang saya butuhkan telah lengkap, saya lalu menyusul suami. Astaga! ternyata suami sedang asyik ngobrol dengan laki-laki yang tebar senyuman ke saya tadi. Begitu melihat saya, suami lalu pamitan dan lagi-lagi laki-laki itu tersenyum ke arah saya. Masih dengan pandangan dingin dan bibir yang sama sekali tidak mengembang ke samping, saya pun berlalu. Sesam...