Langsung ke konten utama

Postingan

Pernikahan, Bagian Dari Universitas Kehidupan

Siang itu, kami tengah berada di sebuah Supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Saya sibuk melihat-lihat produk makanan, sedangkan Nai dan suami saya sedang asyik di area elektronik. Supermarket siang itu tidak terlalu ramai, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berdiri tidak jauh dari saya tersenyum manis, dengan pandangan dingin, saya lalu memalingkan wajah. Lalu iseng, saya melihat lagi ke arahnya, dan ia pun kembali tersenyum. Dengan perasaan kesal, saya buru-buru pergi ke rak lainnya. Ngapain coba itu bapak-bapak pakai senyum-senyum segala ke saya!. Setelah mengecek keranjang belanjaan dan memastikan semua barang yang saya butuhkan telah lengkap, saya lalu menyusul suami. Astaga! ternyata suami sedang asyik ngobrol dengan laki-laki yang tebar senyuman ke saya tadi. Begitu melihat saya, suami lalu pamitan dan lagi-lagi laki-laki itu tersenyum ke arah saya. Masih dengan pandangan dingin dan bibir yang sama sekali tidak mengembang ke samping, saya pun berlalu. Sesam...

Hijab Gaya, Tanpa Banyak Biaya, dan Sesuai AturanNya

Menutup aurat bagi seorang muslimah adalah sebuah kewajiban yang nggak bisa ditawar-tawar lagi *sama Allah kok nawar :D Nggak ada kata belum siap, mau hijab-in hati dulu, takut jelek, dan seribu satu alasan lainnya, karena sejatinya menutup aurat itu sama wajibnya dengan shalat. Lalu, bagaimanakah menutup aurat yang dimaksud oleh Allah Swt?. Firman Allah Di dalam Al-Qur'an surat Al-Ahzab ayat 59:  يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا Artinya: ”Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka ". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. Al-Ahzab 59). Selanjutnya, Allah ...

Oki Setiana Dewi dan Buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita

Ini postingan bener-bener narsis dan promo hehehe... Jadi ceritanya, siang menjelang sore Mbak Naqiyyah Syam teman duet saya BBM. Bahwa dia habis foto bareng dengan Oki Setiana Dewi, sewaktu menghadiri bedah buku Dalam Dekapan Kematian yang diadakan di Lampung. Siapa sih yang nggak kenal dengan OSD atau Oki Setiana Dewi, pemain film Ketika Cinta Bertasbih dan sinetron Anak-anak Manusia, sekaligus penulis beberapa buku. Tentu saja saya senang plus bangga lah waktu OSD bersedia foto bareng buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita, buku duet saya dengan Mbak Naqi. Ternyata Mbak Naqi share juga di FB dan Twitter. Sekaligus sedikit sharing tentang acara bedah bukunya di grup kepenulisan yang kami ikuti. Mbak Naqi janji untuk posting cerita lengkapnya di blog. Menurut Mbak Naqi, OSD itu bener-bener cantik, tinggi, gaya bicaranya cerdas dan nggak gugup. Muslimah ideal deh fisiknya. Wah, jadi penasaran dengan sosok OSD, moga suatu saat saya bisa bertemu dengannya ^_...

Make-Up Walau Di Rumah Saja, Kenapa Nggak?

Saya berprofesi sebagai seorang Ibu Rumah Tangga. Bisa dikatakan bahwa 90% kegiatan yang saya lakukan adalah di dalam rumah. 10% lagi di luar rumah, seperti saat saya harus mengecek usaha penjualan herbal thibbun nabawi dan kerudung serta asesoris wanita yang sudah hampir 3 tahun saya jalankan, atau menghadiri undangan yang berkaitan dengan kepenulisan. Dengan aktivitas yang kebanyakan di dalam rumah saja, apakah itu membuat saya menjadi seseorang yang tidak bersentuhan dengan produk kecantikan? Tentu saja tidak. Bahkan, sekalipun di rumah saja, saya tetap berusaha untuk tampil cantik. Perempuan mana yang tidak ingin tampil cantik, terlebih sebagai seorang istri tentunya saya ingin terlihat cantik paripurna di hadapan suami. Baik itu kecantikan luar maupun kecantikan dalam ( inner beauty ). Bagi saya, kecantikan luar dan inner beauty memiliki keterkaitan erat yang salah satunya tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebagaimana banyak orang yang tertarik dengan kebaikan budi dan kecerd...

Mandiri dan Berarti

Saat itu, saya tengah tidur siang. Maklum, tidur siang bagi saya sudah menjadi sebuah kebiasaan, walaupun cuma sebentar. Jadi, hampir bisa dipastikan saat si kecil tidur, saya juga ikutan tidur. Lalu, handphone saya berdering, ternyata dari teman saya Mbak Nuri Sahar. Ia mengabarkan bahwa saat ini sedang berada di rumah sakit dan butuh bantuan saya untuk menemaninya selama berada di sana. Mbak Nuri memang sedang hamil, dan HPL sudah lewat. Dokter mengatakan bahwa ia tidak bisa melahirkan secara normal, dengan indikasi medis kondisi bayinya yang tidak memungkinkan, air ketuban tinggal sedikit, dan berbagai sebab lainnya. Mbak Nuri membutuhkan bantuan saya, karena keluarganya berada di Sukabumi, sementara saudara dekat (dari pihak suami) juga baru saja melahirkan. Akhirnya, Nai saya bangunkan dan saya titip di rumah omanya. Mbak Nuri dan suaminya Ustadz Muhayat adalah penyandang disabilitas, kisahnya pernah saya tulis di sini . Jadi, mbak Nuri butuh seorang perempuan yang bisa me...

Ngeblog, Sampai Nanti Sampai Mati

Cuaca panaaaaaaas... banget, segelas gede es madu udah tersaji di meja, laptop dan modem udah standbay.  Kerjaan domestik udah selesai, udah aman sentosa nih rasanya, tapi tiba-tibaaaa... klik... listrik mati T_T Malam sunyi senyap, asyik banget buat nulis yang berat-berat, suasana mendukung, tapi tiba-tiba, dhuaaaaar... gledek datang dan harus tekan turn off  >_< Bahan-bahan buat nulis udah lengkap, sediain waktu buat BW, eh mendadak sinyal modem nyiput, arrrrrgggggh.... @_@ Kali ini, kudu nulis! tidur cepat, pasang alarm buat bangun dini hari... eh ternyata hp nyungsep di kolong, alarm nggak dengar, udah kecapean, lewaaaaaat deh! -_- Itu baru secuil keluh kesah dari mak-mak yang jumpalitan buat berusaha konsisten nulis setiap hari. Belum lagi ketika anak nggak bisa diajak kompromi, kerjaan rumah yang bejibun, fisik yang nggak kuat. Nah, sekarang nambah lagi nih, listrik yang sering mati tanpa pemberitahuan. Seperti yang terjadi beberapa bulan belakanga...

Rainbow, Bukan Pelangi di Matamu

Siapa sih yang tidak suka dengan warna-warni indahnya pelangi, bisa dikatakan semua orang menyukai peristiwa alam tersebut. Hanya saja, tidak dengan proses terjadinya pelangi. Saat hujan datang, bahkan berkolaborasi dengan kilat dan guntur yang memekakkan telinga. Hal tersebut membuat kita bergidik, ngeri.  Demikian juga dengan hidup, terutama dalam sebuah mahligai rumah tangga. Orang yang menikah tentu menginginkan sebuah kebahagiaan sempurna dalam hidupnya. Seperti dongeng-dongeng klasik Cinderella, Snow White & Seven Dwarfs, Mulan, Sleeping Beauty , yang pernah kita baca atau tonton, akan ada kalimat indah yang menjadi impian setiap pasangan suami istri, yaitu " ... and then... they married and live happily ever and after. " Ya, pernikahan yang bahagia, selama-lamanya. Tapi, benarkah pernikahan itu selalu memberikan rasa kebahagiaan disetiap incinya? selama-lamanya?. Nah, inilah yang coba digambarkan dari sebuah novel yang berjudul Rainbow. Novel setebal 201 h...