Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Yang Tak Pernah Ingkar Janji

Semakin mendekat, bukan menjauh, dan selalu datang tepat waktu. Apakah itu? jawabannya jelas sekali bahwa itu adalah maut, kematian. Sebuah tapal batas kehidupan, karena setiap yang bernyawa pasti akan mati. Nah, duhai diri, apakah sudah mempersiapkan segala bekal yang akan kita bawa kelak saat maut datang menghampiri?, sungguh maut tak memandang tua muda, kaya miskin, atau sakit dan sehat. Kematian adalah sebaik-baiknya nasehat. Mengingatkan kita bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua datang dan pergi dari awal hingga akhir terus berganti sampai kiamat datang. Duhai diri, apa yang dirasa saat mendengar sebuah kabar kematian?. Bisa jadi hati ini bergetar, rasa takut datang menyelinap, memporak-porandakan hati yang selalu merasa belum siap. Lantas, apa yang kita perbuat?. Kebanyakan kita, hanya hanyut sesaat, lalu kembali tenggelam dalam sebuah rutinitas tanpa ruh. Ruh kita kembali lupa bahwa kita juga akan menyusul mereka yang telah tiada. Bahwa kita akan didatangi oleh s...

Rahasia Mewujudkan Anak Shaleh-Shalihah dan Berprestasi

Minggu, tanggal 28 April 2013 kemarin, saya mengahadiri seminar parenting nasional Rahasia Mewujudkan Anak Shaleh-Shalihah dan Berprestasi oleh Yani Hamdani, S.SI, Lc, SLC yang ditaja oleh Sumayyah Privat Pekanbaru. Info seminar ini saya dapatkan saat menghadiri SALIMAH FAIR lalu. Bapak Yani Hamdani adalah salah satu narasumber talkshow parenting yang diadakan di acara salimah. Dan, ternyata suami saya sudah lebih dulu mengenal beliau. Akhirnya saya dikenalkan oleh suami. Singkat kata, beliau sharing mengenai kegiatannya dan bengkel belajar yang dikelolanya. WOW... trainer yang memegang lisensi dari buzan supermapp Asia dan beberapa lisensi lainnya ini memang luar biasa. Program-program mereka baik untuk jasa konsultasi manajemen sekolah atau program-program untuk siswa dan masyarakat (parenting), merupakan program yang apik. Salah satu program pelatihan mereka adalah Buzan Supermapp, dan saya juga menggunakan teori ini saat menulis buku duet yang baru saja kelar beberapa wakt...

SALIMAH FAIR 2013 (Cuplikan Launching Buku Oci YM dan Naqiyyah Syam)

Alhamdulillah... acara launching buku Dosa-Dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada SALIMAH Riau dan Nurma Nazar, juga para undangan yang hadir dan mengikuti acara ini hingga selesai. Ini adalah pertama kalinya saya melakukan launching buku. Buku ini saya tulis secara duet dengan Mbak Naqiyyah syam, seorang penulis dan juga mantan ketua humas SALIMAH Lampung. Buku yang kami tulis di bulan Juni 2012 lalu dan terbit di pertengahan maret ini merupakan buku panduan istri shalihah. Di toko buku, kita bisa menemukan beberapa buku dengan judul yang hampir sama. Namun, buku ini memberikan hal yang sedikit berbeda. Pembahasannya dimulai pada saat awal sepasang manusia membina sebuah rumah tangga, kemudian bagaimana pernikahan itu tidak melulu berisi canda tawa, dan apa saja dosa-dosa yang dilakukan oleh istri namun sering dianggap remeh, padahal berpotensi untuk menganggu keharmonisan pasutri dalam menciptakan rumah tangga yang SAMARA....

Punya BB Nggak?

Sekarang ini, memang jamannya digital. Komunikasi yang dilakukan banyak menggunakan penghantar teknologi. Tak terkecuali komunikasi yang terjadi di antara saya dan para tetangga yang rata-rata terdiri dari para ibu muda, seperti saya. Hampir semua menggunakan BB (Blackberry) sebagai media komunikasi. Jadi, saat akan janjian pergi, ada info arisan, berita terbaru di komplek, sampai tanya resep masakan atau anak-anak lagi main apa, BB lah yang mengabarkan semuanya. Terbantu? tentu saja iya. Bukankah teknologi dibuat bertujuan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitasnya?. Yah, walaupun tak dipungkiri bahwa teknologi juga ibarat pisau bermata 2. Apabila digunakan untuk hal yang positif, maka positiflah dia, sebaliknya apabila digunakan untuk hal yang negatif, maka negatiflah dia. Semuanya tergantung kepada user (pengguna). Nah, ini dia masalahnya. Saat user memahami dengan baik bagaimana peran positif teknologi, tentu penggunaanya positif. BB dapat memudahkan komunik...

3 Peran Penulis Biar Nulis Makin Asyik

Pernah nggak sih, berada pada kondisi saat ingin menuliskan semua hal yang berseliweran di pikiran mu, mendadak tak satu kata pun dapat kau tuliskan. Saya rasa, banyak yang pernah mengalaminya. Bahkan, saat telah menuliskannya, entah mengapa tanganmu mendadak selalu menekan tombol delete atau  cut dan paste.  Pernah nggak sih, merasa krisis kepercayaan diri tingkat tinggi?. Saat merasa begitu khawatir akan setiap kata yang kau ketik. Mendadak merasa bahwa dirimu bukan apa-apa. Merasa bahwa apa yang kau tulis jelek, kacau balau dan sebagainya. Ah... itu saya banget. Tapi Alhamdulillah saya udah nemu tips keren dari penulis idola saya yang beliau share di grup BAW , yaitu Mbak Afifah Afra . Ada beberapa peran yang bisa kita mainkan, biar nulis jadi makin asyik: Pertama, peran sebagai penulis: saat kita tengah menjadi penulis, cueklah dengan siapapun, dengan kelebat pikiran seperti apapun. Pokoknya, apa yang sedang berkecamuk di otak, tuangkan! Jika perlu, pilih font ...

Tempat Asyik Buat Baca

Membaca itu bahan bakar buat menulis. Hanya saja, terkadang begitu sulit untuk menemukan waktu yang pas buat baca sampai puas. Saat membaca, Nai sering mengambil buku yang saya baca. Nai lalu celoteh sendiri seolah-olah ia tengah membaca buku itu, tak lama, buku tersebut sudah disembunyikannya. Ada sih waktu yang asyik buat membaca, yaitu malam hari saat Nai udah tidur. Tapi lagi-lagi ada kendala. Tubuh yang sudah capek dan mata yang nggak bisa diajak kompromi, membaca malah membuat rasa kantuk saya semakin kuat, akhirnya saya lebih sering tertidur. Apalagi saat DL nulis sedang padat-padatnya. Saya harus bagi waktu antara membaca dan menulis. Yang bikin nelangsa adalah saat saya ke toko buku, saya harus bisa menahan diri untuk nggak beli buku baru lagi. Gimana nggak, begitu banyak buku yang ada di rak buku saya yang belum disentuh sama sekali. Baik itu buku-buku yang sudah saya beli sebelumnya, hadiah dari lomba blog, atau dari teman-teman penulis yang lain. Tapi Alhamdulil...