Langsung ke konten utama

Saat Nai Ikut Lomba Tahfiz Al-Qur'an


Dalam rangka nuzulul Al-Qur'an, sekolah Mbak Nai mengikuti sebuah lomba tahfiz yang diikuti oleh anak-anak dari berbagai daerah. Mbak Nai terpilih sebagai salah satu perwakilannya. Mbak Nai yang baru saja naik ke kelas 2 ini masuk ke dalam kategori tahfiz juz 30. Sebagai orang tua saya dukung dong. Ini akan menjadi pertama kalinya Nai tampil di depan umum, tidak hanya terbatas pada teman-teman sekolahnya saja.

Nai semangat dan sepertinya sudah mulai percaya diri untuk tampil di depan umum. Walaupun sebelum tiba gilirannya, Nai sempet bilang ke saya kalau malu dan takut salah. Tapi mulai semangat lagi saat melihat teman dekatnya maju dan dapat tampil dengan baik.

Tibalah giliran Nai. Ia mengambil 1 buah kertas yang digulung, isinya surah yang harus dibaca. Setelah membaca surah tersebut, selanjutnya 2 orang juri akan melakukan tes sambung ayat. Ada 4 surah yang diujikan. Alhamdulillah Nai dapat menjawabnya dengan lancar. Suaranya lantang, walaupun masih terlihat agak grogi sih. Nggak papa, namanya juga pertama kali, masih belajar. Nai udah berani tampil aja udah hebat.

Setiap anak itu unik. Karakternya berbeda-beda, ada yang pemalu-ada yang berani tampil. Bagaimanapun, kepercayaan diri itu harus terus dipupuk. Mengikuti sebuah acara seperti ini juga bisa menjadi sarana latihan bagi anak. Seusia Nai dulu, saya sudah dilatih untuk berani tampil. Hanya saja lebih banyak tampil dalam acara kesenian seperti menyanyi, baca puisi, dan menari. Alhamdulillah sekarang Nai bisa lebih baik dari saya. 

Berikut ini ada beberapa tips agar anak semangat untuk menghafal Al-Qur'an:
  • Masukkan anak ke sekolah atau TPA yang memiliki program tahfiz Al-Qur'an. Belajar bersama teman-teman akan lebih menyenangkan bagi anak.
  • Sebelum memilih sekolah atau TPA yang ada program tahfiznya, kenali dulu kompetensi pengajarnya.
  • Fasilitasi anak dengan baik, salah satunya dengan memilih Al-Qur'an yang besar. Ini memudahkan anak untuk belajar menghafal Al-Qur'an, agar jelas tulisannya.
  • Boleh memberikan reward kepada anak. Tapi jelaskan juga bagaimana reward yang diberikan oleh Allah kepada orang-orang yang menghafal Al-Qur'an.
  • Sebagai orang tua, jangan mau kalah. Jika kita ingin mendapatkan mahkota di Surga kelak dari anak-anak kita, tidak inginkah kita memberikan mahkota juga kepada orang tua kita kelak di Surga?. Jangan malu belajar bersama dengan anak kita, kegiatan menghafal malah bisa menjadi lebih menyenangkan.
 Temans ada tips yang lain? ^__^

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...