Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Maret

Maret berlalu. Esok adalah hari pertama di bulan April. Sudah banyak agenda yang menanti. Alhamdulillah... semoga langkah ini bisa memberikan banyak manfaat bagi orang lain, menuai kebaikan berlipat, aamiin... Ada banyak hal yang terjadi di bulan ini yang belum sempat saya share. Ada banyak kejutan dan juga perjuangan dalam menulis di bulan ini, yang saya rasakan sedikit berbeda. Memacu saya untuk semakin giat belajar, belajar, dan terus belajar. Maret ini juga, usia saya genap 27 tahun. Udah tua yah, perasaan masih unyu-unyu aja hihihi... Tentunya ada banyak untaian doa, dan ada banyak hal yang harus saya perbaiki, terutama kualitas diri. Oke deh, ada yang sayang buat dilewatkan, yaitu foto kue yang dibelikan oleh suami tercinta saat milad saya hihihi... *nggak mau kalah sama Nai ^_^

Beda Tapi Sama (Menikmati Perbedaan)

” Ah, kita kan memang beda.” ”Ya gitu deh, nggak ada lagi kecocokan diantara kita, terlalu banyak perbedaan yang ada.” ”Kamu ya kamu, aku ya aku!. Sorry, kita beda” Well , banyak pernyataan lainnya yang menunjukkan bahwa perbedaan itu bisa menjadi sesuatu yang tepat untuk dijadikan sebagai alasan mengakhiri sebuah hubungan. Wah, kalau udah ada kata akhir-mengakhiri, jarang-jarang hubungan harmonis sebelumnya akan tetap ada untuk selanjutnya. Baik itu hubungan kerja, pertemanan, atau bahkan percintaan. Bicara tentang perbedaan, selama ini saya selalu merasa berada di zona nyaman bersama orang yang benar-benar berbeda dari saya. Ah becanda! Mungkin banyak yang akan berkata begitu. Beda itu repot lho! Komentar yang lebih sengit mulai muncul. Tapi suweeeeer deh. Saya ingat, saat saya masih duduk di Sekolah Dasar, saya bersahabat dengan orang yang sangat menyukai Andy Lau, sementara saya lebih menyukai Jet Li. Saat saya di Sekolah Menengah Pertama, saya bersahabat dengan oran...

Saya Dulu dan Sekarang

Sebelumnya, peluk sayang untuk bunda Yati. Akhirnya saya ikutan GA nya juga. Rada puyeng ngubek-ngubek foto buat milih foto yang mana. Berhubung foto masa kecil saya terbatas banget dan belum menggunakan kerudung. Jadi, foto lama yang saya ikut sertakan adalah foto saya waktu masih duduk di bangku SMA, inilah dia ^_^ Dan, saya sekarang adalah seorang ibu dari putri yang soleha (Insya Allah). Ini, foto terbaru saya, setelah mengenal bunda Yati. Saya mengenal bunda Yati di grup Kumpulan Emak2 Blogger (KEB) . Sekarang kita juga berada di grup kepenulisan yang sama, BAW . Saya luar biasa takjub dengan Bunda Yati yang usianya bisa di bilang sama dengan Eyang saya, 74 tahun. Alhamdulillah sama-sama sehat, tapi Eyang saya nggak pernah ngeblog bun hehehe... Sedangkan bunda, udah 4 tahun, wow. Sungguh, semangat bunda mampu memotivasi saya juga untuk berbagi lewat tulisan di blog. Menebar manfaat lewat cerita-cerita yang penuh hikmah. Meninggalkan rekam jejak dari sebuah perjala...

Be Happy (S2 Cuma Jadi Ibu Rumah Tangga)

Untuk jadi sarjana ekonomi atau insinyur, kita butuh 6 tahun SD, 3 tahun SMP, 3 tahun SMA, 4 tahun kuliah, dapat gelar sarjananya. Untuk jadi apoteker, akuntan, psikolog, dokter dan gelar profesi lain, kita tambah lagi 2 tahun sekolah profesi, pengabdian, dsbgnya. Tetapi untuk menjadi ibu rumah tangga? Dikumpulkan se luruh pendidikan tersebut, ditambah lagi bertahun2, bertahun2, bertahun2 kemudian, tetap tidak akan cukup untuk bisa memastikan seseorang berhak menyandang: ibu rumah tangga terbaik. Karena panjang dan pentingnya proses pendidikan ibu rumah tangga. Nah, kalau semua orang ingin sekolah tinggi2 demi gelar, profesi, pekerjaan, dsbgnya, maka ajaib sekali, kenapa orang2 begitu menyepelekan pendidikan super tinggi untuk menjadi ibu rumah tangga? Padahal memiliki anak yang berakhlak baik, keluarga yang bahagia, jauh lebih penting dibandingkan kesuksesan karier dan sebagainya. Berikan pendidikan kepada anak2 perempuan kita setinggi mungkin, agar kelak sa...

Dengan Mengingat-Mu Hati Menjadi Tenang

Beruntunglah bila hati mengenal Allah Beruntunglah bila diri merindu Allah Beruntunglah bila jiwa berharap Allah Beruntunglah cita-cita hanyalah Allah (Lirik Lagu Opick, Beruntunglah) Seorang anak perempuan mendatangi ibunya. Ia bertanya tentang dimana Allah, saat satu persatu kebahagiaannya hilang. Mengapa Allah membiarkan hal tersebut terjadi padanya. Sambil tersenyum, ibunya berkata bahwa Allah ada bersamanya, disaat dia merasa satu persatu kebahagiaannya hilang. Lalu, ibu tersebut balik bertanya, apakah anak perempuannya tersebut menanyakan dimana Allah saat kebahagiaannya berlimpah. Anak perempuan tersebut terdiam, dan ia menggelengkan kepalanya. Siapakah anak perempuan tersebut? Bisa jadi ia adalah kita. Coba kita ingat-ingat kembali, berapa banyak kita mempertanyakan dimana Allah saat kita mengalami berbagai macam cobaan hidup, kita selalu berkata mengapa hal tersebut harus terjadi pada diri kita. Namun, saat kita dikaruniai berbagai nikmat di dalam hidup, kit...

SALIMAH FAIR 2013

Salimah adalah ormas Muslimah yang berskala nasional yang memiliki visi peduli pada perempuan, keluarga dan anak Indonesia. Nah, bertepatan dengan milad SALIMAH yang ke-7, SALIMAH Pekanbaru akan menggelar SALIMAH FAIR 2013. Ada berbagai rangkaian acara menarik yang sayang untuk dilewatkan, seperti talkshow tentang  pendidikan, ekonomi, kesehatan. Selain itu, juga ada lomba-lomba keren lainnya, dengan hadiah yang tentunya keren juga. Acara akan diselenggarakan pada tanggal 19-21 April 2013, mulai pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore. Selain bisa nambah ilmu dan ikut kegiatan berbagai perlombaan, di acara ini nantinya juga akan ada stand-stand bazar yang menjual aneka produk menarik. Kunjungi stand bazar saya di stand no 4, ada produk herbal (Nailah Herbal), Olahan jamur tiram organik (Jamur Ummi), dan pakaian, kerudung, serta asesoris (Hannan Collection). O iya, saya juga menjual buku-buku saya, plus dapet tandatangan. Di acara ini juga, saya akan melaunching buku duet...

Secangkir Teh Melati

Cukup secangkir teh mungil di pagi hari. Hangatnya menjalar hingga ke hati. Teman saat akan memulai menikmati ritme hari, dengan segala rutinitas. Saat pagi, ada kalanya matahari terasa begitu cepat bersinar dengan garangnya, namun di pagi yang lain, embun masih menyisakan kabut dingin, berpadu dengan rona kelabunya awan. Telinga juga menangkap berbagai suara, ada kokok ayam, suara ci cit burung, nyanyian jangkrik, suara kendaraan bermotor, denting barang-barang pecah belah, bunyi kolaborasi antara spanula dengan wajan, atau omelan seorang ibu. Aroma pagi juga begitu nikmat. Ada bau segar rumput sehabis hujan, harumnya aroma bunga melati, cangkir-cangkir teh atau kopi yang menggoda, bebauan dari olahan telur, atau hanya sekedar bau tubuh asem si kecil yang masih tengah tertidur pulas. Ada suatu masa nanti, saat kita tak menemukan pagi lagi. Saat pancaindra kita tak dimanjakan oleh eksotisme pagi. Saat kita terbangun tanpa perduli mimpi apa kita semalam. Kita hanya harus bangun...

Sepenggal Kisah Tentang Milad Nailah

Sebelumnya, met milad buat Samara. Semoga segala kebaikkan tercurah untuknya, menjadi anak yang sholeha, dan diberikan keberkahan usia. Btw, bulan ini saya juga berulang tahun *nggak ada yang nanyak hihihi... Tepatnya tanggal 9 *deketan yah tanggalnya sama Samara ^_^ Tapi di GA kali ini, saya tak hendak menceritakan perihal ulang tahun saya, melainkan Nailah. Putri kecil saya Insya Allah akan genap usianya 4 tahun di bulan Juli nanti. Saat ini, saya hanya ingin flash back ke acara ulang tahunnya selama ini. Bukan sebuah perayaan yang luar biasa, atau mengkhususkan moment ulang tahun yang sejatinya adalah berkurangnya jatah usia kita di dunia ini. Acara-acara yang saya dan suami laksanakan tak lebih berupa sebuah wujud syukur atas kebersamaan kami dengan Nai. Anak yang terpaksa saya lahirkan kendati belum cukup bulan. Anak yang tak bisa saya beri IMD karena setelah melahirkannya saya menderita kejang, lalu koma, tidak bisa memberikan ASI ekslusif akibat ASI saya membatu. ...