Langsung ke konten utama

Saya Dulu dan Sekarang

Sebelumnya, peluk sayang untuk bunda Yati. Akhirnya saya ikutan GA nya juga. Rada puyeng ngubek-ngubek foto buat milih foto yang mana. Berhubung foto masa kecil saya terbatas banget dan belum menggunakan kerudung. Jadi, foto lama yang saya ikut sertakan adalah foto saya waktu masih duduk di bangku SMA, inilah dia ^_^


Dan, saya sekarang adalah seorang ibu dari putri yang soleha (Insya Allah). Ini, foto terbaru saya, setelah mengenal bunda Yati.


Saya mengenal bunda Yati di grup Kumpulan Emak2 Blogger (KEB). Sekarang kita juga berada di grup kepenulisan yang sama, BAW. Saya luar biasa takjub dengan Bunda Yati yang usianya bisa di bilang sama dengan Eyang saya, 74 tahun. Alhamdulillah sama-sama sehat, tapi Eyang saya nggak pernah ngeblog bun hehehe... Sedangkan bunda, udah 4 tahun, wow. Sungguh, semangat bunda mampu memotivasi saya juga untuk berbagi lewat tulisan di blog. Menebar manfaat lewat cerita-cerita yang penuh hikmah. Meninggalkan rekam jejak dari sebuah perjalanan waktu. Saya suka deh dengan blog bunda, semoga kelak saya juga bisa seperti bunda. Barakallah buat bunda Yati dan blognya, semoga apa yang bunda tulis bisa mendatangkan kebaikan berlipat. Terus menulis, terus berbagi, dan terus semangat.

Met Ultah blog MISCELLANEOUS yang ke-4 ^_^






Komentar

  1. Dirimu juga Mbak. Tengkiyuuuu... ^_^

    BalasHapus
  2. Lho, koq sama sih yang waktu SMA sama yang sekarang. Awet remaja nih ya. Mksh udah ikutan GA bunda. Mksh ucapan met ultah buat blog bunda.

    BalasHapus
  3. Aih... dibilang awet remaja, tengkiyu Bunda ^_^

    Senang bisa berpartisipasi di GA Bunda

    BalasHapus
  4. Aamiin... tengkiyu Mbak Leyla, dirimu juga ^_^

    BalasHapus
  5. Eh... nggak sengaja, suami gi buka email tadi hihihi...

    BalasHapus
  6. ape ni resep awet muda? :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...