Saat itu, saya tengah tidur siang. Maklum, tidur siang bagi saya sudah menjadi sebuah kebiasaan, walaupun cuma sebentar. Jadi, hampir bisa dipastikan saat si kecil tidur, saya juga ikutan tidur. Lalu, handphone saya berdering, ternyata dari teman saya Mbak Nuri Sahar. Ia mengabarkan bahwa saat ini sedang berada di rumah sakit dan butuh bantuan saya untuk menemaninya selama berada di sana. Mbak Nuri memang sedang hamil, dan HPL sudah lewat. Dokter mengatakan bahwa ia tidak bisa melahirkan secara normal, dengan indikasi medis kondisi bayinya yang tidak memungkinkan, air ketuban tinggal sedikit, dan berbagai sebab lainnya. Mbak Nuri membutuhkan bantuan saya, karena keluarganya berada di Sukabumi, sementara saudara dekat (dari pihak suami) juga baru saja melahirkan. Akhirnya, Nai saya bangunkan dan saya titip di rumah omanya. Mbak Nuri dan suaminya Ustadz Muhayat adalah penyandang disabilitas, kisahnya pernah saya tulis di sini . Jadi, mbak Nuri butuh seorang perempuan yang bisa me...