Langsung ke konten utama

Bolu Kukus Pisang Ala Ummi


Persediaan pisang masih banyaaaak. Kakak ipar panennya nggak nanggung-nanggung, banyak sih batangnya. Enak juga yah kalo punya halaman gede, bisa nanem macam-macam, termasuk pisang. Tapi, Alhamdulillah walaupun saya nggak punya halaman gede, tetep kebagian pisang yang buanyaaak. Waktu itu, pisangnya saya olah jadi limpang-limpung. Sekarang, pengen bikin bolu kukus pisang.

Ini bolu, murni eksperimen saya yang asal cemplung bahan aja, alias pake bahan dan takaran bikin-bikin sendiri. Alhamdulillah jadi juga dan rasanya enaaaaaak hihihi...
Penasaran? berikut resepnya:

Bahan:
  • Tepung terigu 200gr (ayak)
  • gula pasir 100gr
  • Margarin 50 gr (lelehkan)
  • Telur 1 butir
  • Pisang 5 buah (haluskan), 1 buah dipotong-potong bulat untuk atasan
  • Baking powder 1/2 sdt
Cara membuatnya:
  • Mixer gula dan telur sampai putih, masukkan margarin sambil di mixer terus
  • Masukkan pisang yang telah di haluskan
  • Terakhir masukkan  tepung terigu dan baking powder
  • Tuang adonan ke dalam cetakan, atasnya beri irisan pisang. Lalu kukus deh. Kukusannya udah dipanaskan dulu yah, trus jangan lupa ntar tutup dandangnya dilapis kain biar uap nggak netes ke adonan. 
Gampang yak, nggak nyangka juga lho bakal jadi :D
Lagi-lagi nih, Nai minta ditopping coklat, jadi saya beri aja parutan DCC di atasnya :)


Komentar

  1. Akan Cica buat ini setelah exam berakhir.. Dulu pernah buat pake oven TAPI gagal dan itu sedih sekali Mba :"huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya nggak punya oven, jadi seneng yang kukus-kukus aja Ca :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...