Langsung ke konten utama

Rumah Makan Dendeng Batokok Harapan Raya Pekanbaru


Rumah makan ini udah sering banget saya denger. Katanya sih dendengnya enaaaaaak banget. Nah, sebagai pecinta dendeng, saya kudu nyoba dong, apa iya seenak itu. Maklum saja, saya sudah menjelajahi banyak tempat makan yang ada menu dendengnya. Tapi belum pernah mampir ke sini. O yah, dendeng itu ada macam-macam. Ada yang dendeng basah dan dendeng kering. Ada yang pake cabe merah giling or cabe hijau giling, dan ada juga yang cabe hijaunya cuma diiris-iris sama bawang merah.

Jadi, pas kebetulan saya lagi di jalan Harapan Raya, saya ajak deh si Abi buat mampir, kebetulan udah waktu makan siang. Tempatnya biasa aja, nggak seperti kebanyakan rumah makan yang ada di Pekanbaru, karena dia berupa sebuah rumah tua yang disulap sedemikian rupa. Suasana dan interior dalamnya ikut menggambarkan "ketuaannya".


Kami minta makanannya dihidangkan. Padahal yang diincer dendengnya doang, tapi penasaran juga dengan menu lainnya. Nggak nunggu terlalu lama, semua terhidang dan siap disantap, ditemani dengan live music dari seorang bapak tua yang menyanyikan lagu-lagu lawas.


Gimana dendengnya? Hmmmmm... kalo menurut saya sih, biasa aja. Maaf, ini karena selera yak. Menurut saya malah lebih enak dendeng yang ada di Rumah Makan Purnama di dekat Mall Pekanbaru (MP). Harga di rumah makan ini juga agak mahal menurut saya.


Ok deh, setidaknya rasa penasaran saya udah hilang :)

Komentar

  1. jadi pengen dendeng mak...eh itu ada yang live show ya pas kita makan..asik juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mariiiii kita dendengan sambil berdendang Mbak :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...