Langsung ke konten utama

Cerewet

Assalamamu'alaikum... hai... hai... temans, pembaca setia serba-serbi hari Ummi :)

Udah 2015 yak. Postingan pertama nih. Banyak blog yang saya baca, postingan awalnya heboh ngomongin resolusi. Ada juga yang nggak pake resolusi-resolusian, tahun baru islam udah lewat. Yah, terserah sih, buat yang buat resolusi juga nggak masalah, karena kalender yang dipakai kalender masehi. Ada spirit yang berbeda aja pas udah ganti kalender baru. Moga aja, semangat untuk mencapai resolusinya melebihi semangat pas nulisnya yak *nunjuk idung sendiri :D

Saya sendiri, ada rasa untuk memperbaiki diri dalam interaksi saya di sosmed. Saya pengen lebih cerewet hihihi... Keseringan jadi silent reader sih ya. Padahal, sampai saat saya nulis postingan ini, saya punya 1.818 teman FB,  393 followers Twitter, dan 88 oarang followers web ini. Lumayan banyakkan yah. Walaupun hanya 20% orang yang saya kenal dengan baik di dunia nyata, sisanya 80% adalah teman penulis, blogger, pembaca buku saya, or orang-orang yang pernah datang saat saya menjadi pembicara di sebuah acara. Pengen deh silaturahmi lebih intens, nggak cuma setor jempol, ngeretweet, or cuma baca doang. Trus, pengen juga nulis status, ngetweet, or posting lebih sering.

Aslinya, saya bukanlah orang yang termasuk ke dalam kategori pendiam. Kalau yang udah kenal saya, bakal bilang saya itu orangnya rame hehehe...  bahkan buat yang udah lamaaaaa banget kenal saya, bakal bilang kalau saya itu ngomongnya sering nggak pake titik koma :D
Tapiiiii... kalau di sosmed kok beda yak, kaleeem. Bukan karena pencitraan temans, sama sekali bukan.

Hmmmm... makasih banget buat orang-orang yang tulisannya sangat inspiratif, berisi, tak emosi, dan tak menggurui. Bukan berarti kita tak bisa seperti mereka, bukan?. Tak perlu sehebat tulisan para motivator terkenal, karena setiap orang bisa memotivasi orang lain.

Tetaplah menulis tentang kebaikan, karena tak ada orang yang bisa menyenangkan semua orang...

Tetaplah aktifkan alaram empati, agar bisa meminimalisir yang akan merasa tersakiti...

Daaaaan... yang terpenting, jaga niat. Saat merasa niat mulai melenceng, tekan tombol delete. Sungguh, semua yang kita tuliskan memiliki pertanggungjawaban yang sama dengan yang dilisankan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...