Langsung ke konten utama

Pempek Anti Gagal, Enak, Mudah, dan Murah



Enaaak... apalagi plus es jeruk

Nai dan Abinya itu doyan banget sama pempek, apalagi pempek kapal selam. Setiap makan pempek, Nai selalu nanyain, Ummi bisa buat nggak?. Hmmmm... apa sih yang nggak bisa Ummi buat, selama bahan ada, peralatan ready, dan resepnya googling :D

Akhirnya, setelah dapet resep colekan di twitter oleh Mbak Naqiyyah Syam, Ummi pun beraksi di dapur. Mbak Naqi bilang, resepnya anti gagal. Saya jadi makin semangat dong yah. Apalagi ini pertama kali bikin, pasti happy banget kalau ternyata bisa sukses. Sayangnya, takaran Mbak Naqi kurang jelas, pake cup, sementara saya biasanya pake timbangan. Akhirnya saya sontek juga resep pempek dos punya Mbak Endang JTT.

Iyah, pempek dos, karena nggak ada ikan di rumah :D
Etapi, Mbak Naqi bilang, pake ikan teri rasanya oke juga. Untung aja ada ikan teri yang ready di kulkas, nggak nyampe 1 ons sih, lumayaaaaan laaaaah 
Daaaan... si Abi ngakak, masa sih pempek pake ikan teri, biasanya tenggiri or gabus gitu. Padahal apa salahnya yak, pan teri ikan juga XD

Oke, baiklah... kita langsung ke resep dan cara pembuatannya yah ^_^

Bahan:

Pempek
  • 250 ml air
  • 2 sdt garam
  • 125 gr tepung terigu
  • 2 butir telur
  • 200 gr tepung tapioka/kanji/sagu
  • 1 gr ikan teri tanjung

Isi

4 butir telur kocok lepas

Kuah
  • 200 gr gula merah
  • 100 gr gula pasir
  • 500 ml air
  • 3 sdm cuka/100 ml air asam jawa
Bumbu yang dihaluskan untuk kuah
  • 8 siung bawang putih
  • 5 cabe rawit
  • 1/2 sdm garam


Cara Membuatnya:

  • Blender teri tanjung dengan menggunakan air. Lalu masak bersama garam hingga mendidih. Kecilkan api, masukkan tepung terigu secara perlahan-lahan sambil terus diaduk agar tidak gosong dan menggumpal. Setelah itu, matikan api, dan biarkan sampai adonan terasa hangat
  • Masukkan telur satu per satu sambil diaduk. Lalu masukkan tepung tapioka perlahan-lahan. Uleni adonan hingga kalis. Saya pakai tangan aja. kalau pake mikser or food processor oke juga, lebih gampang.
  • Setelah kalis, bentuk adonan bulat lalu bentuk cekungan untuk meletakkan telur sebagai isian.



  • Masukkan telur, lalu rekatkan ujung-ujungnya dengan hati-hati



  • Rebus pempek hingga mengapung




  • Goreng pempek hingga kecoklatan


  • Pempek siap dinikmati dengan kuahnya


Alhamdulillah... berhaaaaasiiil!. Bener-bener anti gagal. Rasanya juga uenaaaak, padahal sebelumnya diledekkin sama si abi karna pake ikan teri. Trus kerennya lagi, bahan-bahannya juga murah, dibandingkan beli ikan tenggiri hihihi... XD

Ntar mau bikin lagi?

Eheeeeem... sepertinya mikir-mikir dulu. Bikinnya lama, ngabisinnya sebentar bingiiiiit. Apalagi ada adek Khai yang tiap sebentar mengintrupsi hahaha... Mending beli deh. Habisnya, masukkan telurnya ituh bikin rada-rada prustasi :D
Lain kali, saya pakai irisan telur rebus aja kali yak, biar gampang.

Selamat mencobaaaaaa.... ^_^

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...