Langsung ke konten utama

Guru, Lihat Apa Ada Angeline di Kelas



Saya melihat beritanya di televisi tepat saat ada keterangan tentang Angeline oleh guru di sekolahnya. Gurunya bilang, sebelum dilaporkan hilang oleh keluarganya, Angeline sering datang terlambat. Angeline sangat lusuh, kotor, dan bau. Saat ditanya, Angeline akhirnya menjawab ketika guru menanyainya dengan nada tinggi, bahwa ia terlambat karena memberi makan 50 ekor ayam. Gurunya mengaku pernah membersihkan Angeline di kamar mandi, dan mengatakan bahwa tubuh Angeline begitu kurus. Indikasi bahwa anak ini tak terurus dengan baik dan bahkan lapar...

Huft.... dari keterangan gurunya aja, rasanya hati ini begitu perih... tak terbayangkan bagaimana kehidupan yang dijalani oleh bocah 8 tahun itu hingga akhirnya ia ditemukan tak bernyawa dan terkubur di halaman rumahnya sendiri. Anak yang cantik... saat melihat matanya (difoto) terbayang mata-mata bening milik kedua putri saya. Anak-anak yang tak berdosa, yang masih begitu butuh kasih sayang keluarga.

Saya tak hendak menyalahkan guru Angeline yang menurut beberapa teman di sosial media, tak bertindak cepat saat melihat ada yang tidak beres dengan kehidupan Angeline. Si pendiam dan penyendiri, sulit untuk berkomunikasi. Terlihat tidak bahagia seperti anak-anak pada umumnya. Saya lebih kepada menyayangkannya. Pengalaman menjadi seorang guru dulu, saya memang merasa lebih mudah untuk berkomunikasi dengan siswa saya yang SMK, tentu saja karena faktor usia dan psikologis. Tapi, pengalaman ibu saya yang sudah lebih dari 25 tahun menjadi seorang guru SD, banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan saat mendapati kondisi siswa yang "tidak beres". Selain menanyai sang anak, memanggil orang tuanya, bisa juga dengan berkunjung langsung ke rumahnya.

Jangan biarkan! Bagaimana pun, sekolah adalah rumah kedua, dan guru bisa dikatakan adalah orang tua kedua bagi anak. Jalin kedekatan emosional dengan memberikan perhatian kepada siswa. Memang sih banyak juga guru yang berdalih, anak sekian banyak gitu di kelas, nggak bisa diperhatikan satu per satu. Belum lagi juga harus mikirin anak sendiri di rumah. Maaf! tapi guru adalah seorang pendidik, bukan hanya pengajar. Untuk diusia SD, anak-anak malah butuh perhatian lebih, karena usia dasar dalam pembentukan kepribadiannya, pembentukan karakter. Mari menjadi lebih peka dan segera BERTINDAK.

Semoga para guru diberikan Allah kesabaran, kesehatan dan kemampuan lebih untuk mendidik anak-anak Indonesia. Semoga tak ada lagi Angeline yang lainnya di kelas tempat kita mengajar. Aamiin...



Komentar

  1. miris banget ngikutin berita ini mbk,rasanya tercabik2..huft
    saya pas jadi guru BK,paling senang kalo lihatin anak2 datang atau pas lagi jam istirahat,kalau ada yang nggak beres langsung tanya wali kelas,deketin teman satu kelasnya,kepoin..baru deh saya panggil ke ruang BK. kalo ada masalah baru panggil orangtuanya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah Mbak, kalo ada BK yak. Waaah... asyik yah Mbak jadi guru BK itu :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...