Langsung ke konten utama

Met Milad Nak



Nak, kini usiamu sudah 4 tahun. Bayi ummi yang kecil mungil dulu sekarang sudah menjadi gadis kecil yang lincah, ceria, dan banyak tanya. Terima kasih Nak, karena kehadiranmu mengajarkan ummi banyak hal tentang hidup. Kehadiranmu membuat ummi selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik di dalam hidup ini.

Segala doa kebaikan tercurah untukmu, semoga engkau menjadi anak yang sholeh nan hafizah. Maafkan ummi dan abi apabila ada lalai dalam mendidikmu. Maafkan ummi dan abi bila pertanyaanmu berujung jawaban yang tak memuaskan rasa ingin tahumu. Maafkan ummi dan abi bila masih ada kata-kata kasar yang terucap atau perbuatan yang melukai hatimu. Sungguh, kami hanya tengah berusaha untuk memberikan yang terbaik, Nak.

Nak, saat engkau melihat di sekelilingmu, jangan takut, sedih, atau merasa kecil karena berbeda. Banggalah dengan kerudungmu, dengan pakaianmu. Banggalah dengan ayat yang telah engkau hapal. Banggalah dengan kata-kata "terima kasih" dan "maaf" yang begitu mudah meluncur dari bibir mungilmu.

Terima kasih Nak, atas hari-hari indah yang telah engkau lukis di dalam kanvas kehidupan ummi dan abi. ^_^

Met milad Nak, Barakallah...


Love u,

Ummi dan Abi


Komentar

  1. Met Milad Nai sayang Kecup-kecup. Waaah usianya hampir sama dengan anak saya. !6 Juni kemarin genap 4 tahun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak, wah berarti selisih kurleb sebulanan sama Nai yah Mbak, kecup juga untuk si kecil :)

      Hapus
  2. Semoga panjang umur & jadi anak shaleh

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...