Langsung ke konten utama

KEB: Rumah Nyaman Bagi Blogger Perempuan

Waaaaah... nggak terasa Kumpulan Emak2 Blogger (KEB) udah 3 tahun aja. Komunitas ini keren banget deh. Nggak akan ada habisnya untuk ngebahas betapa keren dan bermanfaatnya menjadi bagian dari keluarga KEB (postingan Ultah KEB yang pertama) :)

Komunitas ini menjadi sarana saling bersilaturahmi antara blogger perempuan Indonesia di seluruh dunia. Iyah, member KEB banyak juga yang di luar negeri!. Kalau ditanya dapet apa aja setelah gabung dengan KEB, waduuuuh... buanyak banget! nggak percaya? gabung deh di KEB. Paling simplenya nih yah, kita jadi makin semangat ngeblog, berbagi lewat tulisan. Belum lagi kalau kita butuh ilmu seputar parenting, menulis, resep masakan, make up, buku, tempat untuk liburan, dll tinggal blogwalking ajah, semua kompliiiiit... plit... dibagi tanpa pelit semua ilmu-ilmunya.




Lewat KEB juga saya bisa ketemu blogger-blogger perempuan yang kereeen, yang berasal dari kota saya, Pekanbaru (cerita kopdar). Jadi makin banyak temen yang punya passion sama. Eh, nggak cuma yang ada di Pekanbaru, tapi sudah mencakup Riau. Seneng ada banyak blogger yang nulis tentang Riau, terutama nih yah yang berkaitan dengan tragedi asap 2 tahun yang lalu, yang udah parah banget. Nggak dipungkiri, para blogger juga punya andil yang besar dalam memberikan informasi ke dunia luar tentang kondisi Riau saat itu. Soalnya, pemberitaan di media mainstream ehmmm... rada telat -_-

Doa saya, semoga Makpon Mira Sahid, dan Makpuh serta jajaran Makmin KEB dan yang berkontribusi secara langsung baik dari segi pemikiran, tenaga, dll demi terlaksananya berbagai macam event baik online maupun offline selama ini, diberikan pahala yang berlimpah dari Allah Swt, aamiin...
KEB tetap bisa jadi rumah yang nyaman dan selalu memancarkan aura positif yang penuh kehangatan bagi para blogger perempuan ^__^

#K3BSauyunan2015

Komentar

  1. Balasan
    1. Sukseeeees selalu buat KEB dan semua member KEB, aamiin... :)

      Hapus
  2. setuju banget sama judulnya mak... :)

    BalasHapus
  3. Senang kalau bisa ketemuan ya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa... seneeeng banget bisa ketemu dirimu Mbak :)

      Hapus
  4. Salah satu alasan saya nyaman di komunitas ini juga karena semua membernya perempuan mak. Membuat saya lebih nyaman berekspresi

    BalasHapus
  5. HBD KEB, saya jga nyaman di kmunitas perempuan.

    BalasHapus
  6. terus kapan kita kopdar ya mbak hehehe..semoga ^^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...