Langsung ke konten utama

Makaroni Saus Telur Orak Arik


Nai sedang nggak mood makan nasi, saya sih nggak masalah. Tapi abinya yang sering uring-uringan. Padahal untuk karbohidrat nggak harus nasi, bisa diganti dengan roti, ubi, kentang, jagung, atau sagu. Itung-itung bantu pemerintah dalam kampanye sehari tanpa nasi alias ganti karbohidrat mu hihihi...

So, pagi ini saya buat makaroni saus telur orak arik, nama yang aneh. Yah, setidaknya menggambarkan masakan ala saya kali ini. Bikinnya gampang, apalagi Nai suka telur kalo buat sarapan.

Bahan:
·        Makaroni
·        Saus tomat
·        Tomat
·        Bawang bombay
·        Bawang putih
·        Bawang goreng (bawang merah)
·        Batang bawang
·        Daun sup
·        Telur
·        Garam
·        merica
·        Keju

Cara membuat:
1.         Makaroni direbus
2.      untuk saus, tumis bawang bombay dan bawang putih. Lalu masukkan telur dan orak arik. Tambahkan saos tomat, beri garam dan merica secukupnya.
3.      Setelah saus harum (hampir mateng), masukkan tomat yang sudah dipotong dadu, daun sup, dan batang bawang.
4.     Tuang saos ke atas makaroni yang sudah disajikan di piring, terakhir beri bawang goreng dan parutan keju di atasnya.



Biasanya, selain makaroni saya bikin spaghetti. Selain telur bisa pakai daging ayam, sapi, atau olahannya seperi sosis dan cornet. Bikinnya yang simple aja, tapi Nai sukaaaaaa banget. Bagi Nai, gimana pun masakan umi tetap yang paling enaaaaaak.... ^_^

Komentar

  1. coba deeeh :D emaknya keknya juga bakal suka ya :)

    BalasHapus
  2. Iyaaaa Mbak, enak. ditambah sayuran juga lebih mantep ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...