Langsung ke konten utama

Mantau Yaow...


Kenal nggak sama kue mantau? Hmmmm... mungkin kebanyakan orang lebih mengenal bakpao, walaupun kedua jenis kue ini berasal dari negeri yang sama. Tapi, kalau yang udah pernah makan dim sum, mantau juga terdapat di dalam menu sebagai bagian atau sajian pelengkap. Di tempat asalnya di Cina sono, biasanya mantau di sajikan bersama nasi, bahkan bisa menjadi pengganti nasi.

Saya pribadi, pertama kali mengenal mantau sewaktu nonton film kungfu soccer. Hayoooo... siapa yang nggak pernah nonton film fenomenal itu (versi gue hihihi...), film gokil yang dibintangi oleh Steven Chow. Nah di film itu ada Vicky Zhao yang berperan jadi cewek jelek pembuat mantau. Pas si Steven makan mantaunya, wuiiiih... sepertinya kok enak banget yak (sebenarnya enak apa laper yak, pan dia jadi gembel di situ :P)


Gambar dari sini


Trus akhirnya saya hunting dah resep mantau di Mbah Google, wow... ternyata banyak banget resep mantau, bahkan dengan aneka kreasi dan cita rasa, padahal aslinya mantau itu cuma roti tawar. Selain itu, di swalayan yang ada di Mall juga menjual mantau beku yang tinggal dikukus atau digoreng saja.

Berhubung bahan dan cara membuatnya tidak ribet alias gampang banget, akhirnya dengan percaya diri dosis tinggi saya memberanikan diri untuk membuat mantau ini. Maklumlah, saya bukan seseorang yang ahli masak-memasak atau betah berlama-lama di dapur hehehe... Tapi semenjak ada Nai, saya jadi lumayan rajin untuk bereksperimen, apalagi karena suami mau berbaik hati membelikan peralatan masak yang lumayan canggih. Sayangnya, menurut penilaian suami jika di buat rank 1-5, saya baru bernilai 1,87 hiks.... T_T   *nampung aer mata pake ember.

Berbekal sisa bahan-bahan kue yang nggak habis digunakan sewaktu membuat kue lebaran kemarin dan mengerahkan seluruh daya kreatif saya *hasyaaaah lebay... akhirnya kue mantau ini pun jadi. Tapi bisa ditebak deh, berdasarkan track record saya saat pertama kali meramu makanan dari sebuah resep baru, hasilnya masih sangaaaaaaaat jauh dari sempurna, pokoke jauh banget dah. Beruntung mantau ini masih termasuk kategori yang tidak begitu parah dibandingkan saat pertama kali saya membuat bakso eh jadinya malah siomay.

Untuk cita rasa, mantau ini oke banget (masih over PD), cuma bentuknya saja yang sedikit kacau balau xixixi... Apalagi untuk isinya saya menggunakan keju quick melt dan malah meluber keluar. Ukuran mantaunya juga nggak pas dengan takaran seharusnya, padahal mantau ini masih bisa mengembang, tapi Nai udah nggak sabar untuk cepet-cepet dikukus.


Alhamdulillah Nai sukaaaa, seneng deh lihat Nai melahap mantau hangat bikinan saya, lagi... dan lagi.... Pas banget saat sore sedang diguyur hujan. Mantau ini juga pas untuk sarapan, terserah mau dikukus atau digoreng, mau diisi coklat, keju, tawar aja, atau isian daging dan sayuran.


Oke deh, sekian kisah mantau yaow ala ummi Nai. Insya Allah kalau bikin lagi hasilnya bisa lebih baik hehehe... atau barangkali saya niru akting Vicky waktu gi bikin mantau, pakai jurus kungfu dan tenaga dalam, oalaaaah... saya harus berguru kemana yak hahaha....

Nah, terakhir ada resep mantaunya, silahkan dicoba dan saya berdoa semoga mantau temans lebih oke dalam cita rasa dan penampakannya ^_^

Bahan:
  • 250gr Tepung roti (saya pakai segitiga biru aja), diayak
  • 50 gr Gula pasir
  • 1/4 sdt Garam
  • 1 sdt ragi
  • 1 sdt Baking powder
  • 2 1/2 mentega putih
  • 125 cc air hangat
  • Pewarna hijau (daun suji)
  • Keju Quick melt untuk isian (bisa tanpa isi, atau diganti dengan isi lain sesuai selera)


Cara Membuatnya:


  • Campur tepung, gula, garam, ragi, baking powder, dan mentega putih. Aduk adonan.
  • Setelah itu masukkan air hangat secara berangsur-angsur. Uleni adonan sampai kalis, lalu diamkan selama kurleb 45-60 menit (bisa ditutup dengan lap basah). Jika ingin membuat berwarna-warni, bagi 2 adonan.
  • Selanjutnya, adonan digiling sampai berukuran sekitar 1-2 cm, jika 2 warna masing-masing digiling lalu disatukan, ditengahnya diisi keju. Gulung adonan tersebut, setelah itu potong-potong, sebaiknya berukuran 5 cm, letakkan di atas kertas roti. Diamkan lagi adonan selama kurleb 30 menit, lalu kukus selama 20 menit.



Jadi deeeeeh... hihihi... kali ini saya beri resep yang lengkap takarannya, biasanya cuma pakai feeling alias kira-kira aja yah. Maklum, ini lagi ikutan lomba ^_^

 "Tulisan ini diikutsertakan dalam "GiveAway Nyam Nyam Enny Mamito"


Komentar

  1. prnh makan ini tp br tau kl namanya mantau..hihi #ndesoo :D
    trimakasih sdh ikutan ya mb..sdh kucatet :)

    BalasHapus
  2. iya mbak, mirip bakpao hehehe...

    oke deh mbak ^_^

    BalasHapus
  3. Mantau enaknya dmakan simple,dikukus trus dicocol sm susu kental manis putih,waktu di Beijing kmrn sajiannya spt itu n berasa enak banget =) yuuummm...

    BalasHapus
  4. Mantau enaknya dmakan simple,dikukus trus dicocol sm susu kental manis putih,waktu di Beijing kmrn sajiannya spt itu n berasa enak banget =) yuuummm...

    BalasHapus
  5. Wah, gitu yah Mbak Yosi. boljug nih, ntar dicoba ^_^

    BalasHapus
  6. saya uda 2 kali nonton kungfu soccer. Lucu.. :D jadi laper lihat makanannya..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...