Langsung ke konten utama

Pizza made in dhe we


Bangun tidur, tiba-tiba aja Nai minta sarapan pakai pizza. Padahal saya udah masak sup telur puyuh. Oalah... nih anak mimpi apa yah kok mendadak gitu mintanya. Tapi apa boleh baut eh buat, akhirnya saya ngubek-ngubek lemari es, mencari kira-kira ada nggak bahan-bahan yang bisa saya jadikan toping untuk pizzanya. Alhamdulillah ada, saya nemu udang, yah cuma udang. Jadi saya buat pizza seafood made in dhe we dengan takaran yang lagi-lagi kira-kira hihihi...

Bahan roti:
Ø      Tepung terigu
Ø      Ragi
Ø      Garam
Ø      air

Bahan toping:

Ø      Udang
Ø      Bawang Bombay
Ø      Bawang putih
Ø      Lada
Ø      Saos tomat
Ø      Daun sop
Ø      Keju


Cara membuat:

Ø    Buat dulu adonan untuk rotinya dengan cara mencampur tepung terigu, ragi, sedikit garam, dan sedikit air. Uleni sampai kalis, lalu diapkan sejenak. Setelah mengembang, tusuk-tusuk dengan garpu lalu dibentuk menjadi lingkaran pipih dan seluruh pinggirannya dilipat.
Ø     Untuk topingnya, panaskan sedikit minyak/margarin, tumis udang bersama bawang Bombay dan bawang putih, beri sedikit lada dan daun sop. Setelah harum angkat.
Ø    Panaskan Teflon. Letakkan adonan rotinya lalu olesi dengan saos tomat (saya pakai yang instant, nggak sempet buat yang dari tomat asli karena tomatnya nggak ada). Lalu letakkan tumisan udang tadi, terakhir beri parutan keju (saya pakai keju biasa bukan yang quick meal).


Ø      Tutup Teflon lalu intip-intip sampai terlihat agak kekuningan dan bearti pizza sudah matang.

Taraaaaa… ini dia, biasanya toping bisa berupa daging sapi atau ayam, ada paprika biar warna-warni dan bahan-bahan lainnya. Yah ini namanya juga darurat, tapi Nai bilang enaaaak hehehe…


Komentar

  1. makasiiih mbak.. sayang ituh komposisi buat rotinya krg detil hihi.. klo jenis tepung2an sy sering grogi bikin *sering bantet soalnya* :D

    BalasHapus
  2. pokoke seperti yang saya bilang Mbak, adonannya sampai kalis (nggak lengket di tangan, trus dibanting-banting (pas banget kalo untuk melampiaskan emosi hehehe).

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...