Langsung ke konten utama

Hamil Kedua

Udah Desember aja yah temans... Bulan ini intensitas hujan semakin tinggi. Di beberapa kota bahkan sudah didatangi tamu yang secara nggak sadar "diundang", yaitu banjir. Termasuk di kota saya Pekanbaru. Ada beberapa titik yang banjirnya lumayan, lumayan harus mengungsikan barang-barang beserta empunya. Ada juga yang hanya berbentuk genangan air, yang kalau penggunakan kendaraan bermotor roda dua tetap nekat melewatinya, alamat basah deh tu busi. Sebelumnya, alternatif jalan masih lumayan banyak, tapi karena kebanyakan tergenang air, jadi otomatis semua melewati jalan yang sama. Akibatnya, terjadi kemacetan yang lumayan parah. 

Bulan Desember ini juga menyadarkan saya, bahwa udah lama saya nggak posting tulisan di blog ini. Rasa kangen itu ada, kuat banget malah, karena nggak cuma posting blog, saya udah hampir 2 bulan juga nggak ada nulis sama sekali, selain nulis di twitter. Padahal, saya masih punya hutang naskah ke penerbit. Tapi apa mau dikata, kondisi saya sedang nggak fit. Saya kebanyakan hanya terbaring di atas tempat tidur dengan pemandangan tembok-tembok kamar saja. Sakit apa? banyak yang pada nanya, saya nggak sakit, cuma lagi mabok ajah hehehe... iyaaaa... Alhamdulillah saya hamil lagi. Ini calon anak kedua saya.

Kondisi saya saat ini hyper emesis. Walaupun udah minum obat mual, mual dan muntah tetep aja, bisa berkali-kali. Kondisi saya jadi ngedrop, tiap makan habis itu muntah. Jangankan makanan, minum juga keluar. Tapi saya tetap berusaha untuk makan lagi, perbanyak minum, supaya nggak dehidrasi apalagi sampai nginep di rumah sakit, jangan deh.

Dulu waktu hamil Nai saya juga mabok, tapi nggak terlalu. Saya masih bisa mengajar, nyambil kuliah, juga mengerjakan pekerjaan rumah. Sekarang, saya udah nggak ngajar lagi dan aktivitas hampir 100% di rumah saja, tapi maboknya luar biasa. Begitulah, tiap kehamilan beda-beda yah. Saya nikmati aja masa-masa ini. Sudah 4 tahun sejak saya hamil Nai dan saya baru merasakannya kembali sekarang.

Saya mohon do'a temans semua semoga saya dan janin saya (11 minggu) diberikan kesehatan hingga persalinan nanti, saya diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalani kehamilan ini. Pokoke do'a terbaik deh. Insya Allah, saat kondisi saya fit, saya akan lebih rajin posting tulisan di blog ini, setidaknya tentang pengalaman hamil kedua saya ini, siapa tahu bermanfaat bagi ibu-ibu hamil atau yang tengah berikhtiar untuk hamil ^_^


 Nai waktu masih baby, kangeeeen

Komentar

  1. Bahagianya....
    selamat ya... atas kehamilannya.. semoga selalu sehat... baik ibbu maupun janinnya... aamiin..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...