Langsung ke konten utama

Lontong Rice Cooker, Mudah dan Enak


 Lontong Sayur

Lebaran kemaren, saya bener-bener sukses jadi makhluk Allah paling rajin (lebay). Apa sebab, karena ada berbagai macam makanan yang saya buat. Eh, tapi ini nggak termasuk kue-kue kering yang ada di toples, kalau itu sih semua pada pesen (baca: beli) hihihi... Maklum saja, saya masih dalam masa pemulihan setelah operasi cesar melahirkan putri kedua saya, Khai. Tetapi ini memang prestasi, pas lagi sehat aja saya nggak bikin ini itu, paling numpang makan di rumah sanak saudara :D Nah, sekali-sekali nggak ada salahnya kalau saya yang menjamu mereka, tul nggak? :)

Lebaran hari pertama, saya membuat soto ayam. Sotonya dimakan pake nasi juga enak. Kalau mau makan nasi, saya sudah menyiapkan lauk berupa dendeng balado dan rendang. Daging dendeng dan rendangnya terbuat dari kerbau. Kebetulan Om saya yang menawari daging tersebut, 1 kg 140rb. Berhubung saya belum begitu mahir membuat dendeng dan rendang, jadinya saya minta itu kerbau udah jadi dendeng dan rendang, tinggal makan aja gitu lho hihihi... saya jadi bayarnya 200rb, itu sekalian buat bumbu-bumbunya.

So, jangan tanya gimana resep buat dendeng balado dan rendang daging kerbau, karena saya sendiri juga nggak tahu :D

Lanjuuuut yaaaa... kembali ke soto, sotonya bertahan 2 hari. Jadi, lebaran hari ketiga (lebaran ada berapa hari yak *abaikan :D) saya bikin lontong sayur. Astagah... ini pertama kalinya lho saya bikin lontong, biasanya lontong saya pesen, lontong daun (Kalau yang plastik saya nggak mau, horror aja gitu, plastik dimasak dengan suhu tinggi). Tapi, kali ini saya bikin lontong sendiri pakai rice cooker. Resepnya dapet dari tetangga.

Bahan dan Cara membuat lontong rice cooker:

Beras sebanyak 2 kaleng susu, cuci. Setelah itu masukkan air sebanyak 300 ml x 8, tambahkan 2 tutup kecil minyak goreng, sedikit garam, dan 2 sendok teh kapur sirih yang sudah dicairkan dan disaring, kacau. Masak beras tersebut di rice cooker, setelah tombolnya berpindah ke warm, keluarkan dari rice cooker, kacau-kacau, lalu pindahkan ke wadah lain. Tunggu aja sampai adonan tadi mengeras, lalu keluarkan, dan potong-potong.


Lontongnya sudah jadi
Saya biarkan mengeras di wadah rice cooker


Lontong yang sudah dipotong-potong


Saya nggak nyangka bisa bikin lontong segampang ini. Nggak ribet, nggak perlu ditungguin. Saya bikin lontongnya malam hari, trus besok pagi-pagi tinggal masak kuah sayurnya aja.

Nah, untuk kuah sayur, biasanya saya pake bahan-bahan yang Nai doyan. Seperti wortel, buncis, dan labu siam. Berikut resepnya:

Bahan:
  • Ayam bagian dada 1/4 kg, potong kecil-kecil
  • Santan segar 1/4 ltr
  • Air 1000 ltr
  • Wortel ukuran sedang 2
  • Labu siam ukuran sedang 1
  • Buncis 1 ons
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • 5 siung bawang merah (haluskan)
  • 3 siung bawang putih (haluskan)
  • 5 buah cabe merah (haluskan)
  • 1 ruas jahe (haluskan)
  • 1 ruas kunyit (haluskan)
  • 4 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun kunyit
  • 1 batang sereh (geprek)
  • 1 ruas lengkuas (geprek)
Cara membuatnya:
  • Bumbu-bumbu yang telah di haluskan, digeprek, dan daun-daunan ditumis dengan sedikit minyak, masukkan potongan-potongan ayam
  • Setelah harum, masukkan santan dan air
  • Setelah mendidih, masukkan sayuran (wortel, buncis, dan labu siam), beri garam dan gula secukupnya
  • Setelah sayuran terlihat agak matang, angkat.
  • Sajikan bersama lontong rice cooker dan taburi bawang goreng.

Komentar

  1. Lam kenal.. Saya baru baca idenya dan disitu dituliskan air sebanyak 300ml X 8? Mksdnya 8 kali takar atau gimana ya agant...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Artinya 300 ml x 8 = 2,4 liter iar utk 2 cup beras (ukuran kaleng susu)

      Hapus
  2. mbak, kalau tak pakai air kapur sirih, bagaimana, tarima kasih

    BalasHapus
  3. tolong dijawab, besok, mau bikin, :)

    BalasHapus
  4. Kalo ga pake kapur sirih ga akan mengeras lontongnya #bantujawab

    BalasHapus
  5. OO gitu ya...
    Tapi anak2 secara psikologis menganggap yang namanya lontong ya yang dibungkus daun pisang :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini lontong males Mbak eh praktis hihihi...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...