Langsung ke konten utama

Semur Ayam sebagai Menu Sahur yang Praktis dan Lezat

Assalamu'alaikum...

Sahabat Ummi...

Sebelumnya, saya udah pernah bahas menu buka puasa di sini. Sekarang, biar komplit ada menu sahurnya juga dong. Apakah itu? semur ayam. Kenapa semur ayam? bukannya bikinnya ribet. Ah nggak juga. Selain semur ayam itu bisa dibuat komplit (sekaligus ada sayurannya), semur ayam itu berkuah, juga bisa dibuat dengan cita rasa manis dan pedas.

Gimana caranya biar nggak ribet? Ayamnya tentu kita persiapkan yang udah digoreng. Begitu juga dengan bumbu halusnya. Pas mau sahur, tinggal cemplang-cemplung aja. Rasanya nikmat, aromanya khas banget. Trus, seperti yang saya bilang tadi, kita menambahkan bahan lain seperti tahu atau tempe (siapkan yang sudah digoreng), sayuran berupa wortel, buncis, atau labu siam. Biar pedas, bisa ditambahkan dengan cabe rawit utuh di dalamnya. Wow... pas kegigit, dijamin bakal bikin mata makin melek :D

Berikut yah bahan dan cara pembuatannya:

Bahan:
  • 10 potong ayam yang sudah digoreng
  • Bumbu halus yang terdiri dari: 7 siung bawang merah, 5 siung bawang putih, 1/2 sdt merica, 3 buah pala kemiri, 1 sdt ketumbar, dan 3 sdt garam.
  • Bumbu pelengkap lain, seperti 4 cm lengkuas yang sudah digeprek, 7 buah cengkeh, 10 sdm kecap manis, 2 lembar daun salam, 2 lembar daun jeruk, 1 batang serai, 10 buah cabe rawit utuh.
  • Irisan daun sop dan bawang prei
  • 850 lt air
  • Bawang goreng
  • 10 sdm minyak goreng
  Cara membuatnya:
  • Tumis bumbu halus dan pelengkapnya, hingga harum. Setelah itu, masukkan ayam. Lalu tambahkan air, masak hingga mendidih, masukkan irisan daun sop dan bawang prei. Terakhir, hidangkan dengan taburan bawang goreng di atasnya. 
 Sahabat Ummi...

Gampangkan? anak saya doyan banget ini. Makan sahurnya jadi makin bersemangat dengan menu sahur ini, semur ayam. Selamat mencoba ^___^



Komentar

  1. huaaa gampaaang.. daun sop itu = daun banwang ya?
    Kebetulan punya daging nih, mau coba aah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daun sop itu daun seledri Mbak :D

      Hayuuuk cobain Mbak, daging juga enak :)

      Hapus
  2. Sama,suka juga bikin semur.
    Cicip resep yg ini aah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...