Langsung ke konten utama

Dadar Gulung Isi Keju


Hai... hai... si umi kembali beraksi membuat camilan untuk Nai. Seperti biasa, dengan makanan made in dhe we dan bahan yang tanpa takaran yang jelas alias pakai feeling aja hihihi...

Kali ini umi bikin dadar gulung isi keju, sebenarnya dadakan juga. Umi belum belanja, jadi nggak nyiapin bahan secara khusus, Cuma ngandalkan persediaan yang masih ada aja. Hampir sama sih sama pancake, tapi ini nggak pakai telur dan digulung.

Bahan:
·        Tepung terigu
·        Gula (sedikiiiit aja)
·        Susu UHT plan
·        Mentega
·        Garam (sedikit juga)
·        Vanille
·        Daun suji
·        Keju
·        Meises
·        Susu kental manis

Cara membuatnya:

1.  Campur tepung terigu dengan air daun suji, gula, mentega, vanille, dan garam. Lalu tuang susu UHT sedikit demi sedikit. Kacau adanan sampai tepungnya larut.
2.      panaskan teflon, lalu tuang adonan dan ratakan (ketebalannya tergantung selera).
3.     Tidak perlu dibalik, atasnya langsung diberi potongan keju quick melt, lalu gulung.
4.   Sajikan dipiring, beri sedikit susu kental manis di atasnya (biar lemih manis karena adonan cuma pakai gula sedikiiiit), lalu taburkan meises warna-warni.


Gampang banget, rasanya gurih dan manis gimanaaaa gitu, Nai suka. Lumayan deh, daripada makan jajanan yang nggak jelas. Mending makan buatan umi, yang dibuat dengan penuh rasa cintaaaaa... ^_^

Komentar

  1. Naima juga seneng dadar gulung.. ternyata Nai & Nai seleranya sama ya ^^

    BalasHapus
  2. Wah.. iya Mbak. cuma yang ini dadar gulung ngasal hehehe..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...