Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Seseorang Dari Masa Lalu

Awalnya, ada seseorang yang nge- add saya. Berhubung saya biasanya perlu waktu beberapa hari untuk bisa konfirmasi permintaan pertemanan dari seseorang, maka saya tidak langsung melakukan konfirmasi. Saya biasanya akan melihat terlebih dahulu siapa mereka. Tapi, mungkin orang tersebut udah nggak sabar buat masuk ke list pertemanan saya, akhirnya dia mengirimkan pesan kepada saya via inbox . Ya ampun! Ternyata dia adalah salah satu teman sekelas saya semenjak kelas 1-6 SD dulu. Pantas saja saya tidak mengenalinya, selain dia memakai nama akun lain, dia juga menggunakan PP yang sama sekali tidak saya kenal. Ah… sepertinya memang ingatan saya saja yang payah akan seperti apa wajahnya dulu, atau mengkin memang wajahnya sudah berubah, bukankah terakhir kali kami bertemu adalah sewaktu perpisahan di SD dulu dan sekarang sudah beberapa tahun kemudian. Lagipula, terakhir kali kami bertemu dulu dalam kondisi yang tidak mengenakkan. Bayangkan, saya sempat berkelahi dengannya (laki-...

Roti Gulung Sosis

Udah lama nggak posting resep makan nih hehehe... *gaya amat yak! Kali ini mau posting bekal Nai lagi. Sempet bingung mau ngasi namanya apa, ya sudahlah, roti gulung isi sosis ajah. Rasanya enak *muji masakan sendiri hihihi... Bikinnya juga gampang. Oke deh, berikut resepnya: Bahan: Roti tawar putih tanpa pinggiran Sosis Telur Keju Susu cair Tepung panir Cara Membuatnya: Roti tawar digiling sampai rata, trus masukkan sosis dan parutan keju, lalu gulung. Gulungan tersebut di celupin ke susu, trus ke telur yang udah dikocok lepas, terakhir digulingin ke tepung panir. Masukkan gulungan tersebut ke dalam kulkas, nggak uah lama-lama, 5 menit ajah cukup. Goreng, dan sajikan dengan saos sambal atau saos tomat dan mayones. Jadi deh, gampangkan yah. Nah, kalau nggak suka sosis, isinya bisa diganti apa aja, mis nugget, sayuran, atau yang manis-manis. Selamat berkreasi ^_^

Coklat Hangat Aroma Rempah

Kopi, saya sangat suka kopi. Dulu saya suka mengkonsumsi kopi bubuk hitam dengan tambahan gula beberapa sendok dan juga krimer. Belakangan, semakin beragam karena ada yang instant seperti cappuccino, mocalatte, dsb. Sayangnya, saat ini saya tidak lagi bisa bebas mengkonsumsi kopi kapanpun saya mau, karena maag. Saat menghirup aroma kopi, wah rasanya nelangsa banget, saya hanya bisa mencicipinya sebanyak 2 sendok saja. Tapi sekarang, kopi tersebut dapat tergantikan dengan coklat hangat aroma rempah, yang selain rasanya juga enak, khasiatnya juga banyak. Pokeke pas banget buat diminum disaat cuaca dingin atau sebagai teman begadang di malam hari. Awalnya, saya tahu tentang coklat rempah tersebut dari sebuah acara yang kanjeng mami sebagai host -nya. Sebuah resep dari kiriman pembaca dan setelah saya browsing ternyata banyak bertaburan resep serupa lainnya, dan tidak hanya coklat, bahkan kopi juga bisa dibuat enak dengan aroma rempah tersebut. Berikut resep coklat hangat aro...

Sehat dan Langsing dengan Ngejus

  Siapa yang tidak ingin memiliki tubuh sehat dan proposional atau bisa juga dikatakan langsing. Begitu banyak cara yang bisa dilakukan, mulai menjaga asupan makanan, berolahraga, perbanyak minum air putih, dan lain sebagainya. Sudahkah mencobanya dengan ngejus? Ya, mengkonsumsi kombinasi dari buah dan sayuran dengan cara dijus. Biasanya, kita mengkonsumsi buah-buahan dengan begitu saja atau diawetkan dalam bentuk manisan dan asinan. Sementara sayuran, kita biasa mengkonsumsinya bersama nasi, dimasak menjadi berbagai olahan makanan, atau dalam bentuk lalapan. Tapi ternyata, cara-cara tersebut kurang efektif lho. Selain karena volumenya yang besar ( bulky ), sehingga kita sulit untuk menghabiskannya dalam jumlah yang banyak, mengkonsumsi dengan cara tersebut dapat menyebabkan zat-zat gizi yang penting hilang, karena sifat buah dan sayuran yang mudah rusak ( perishable ).   Padahal, zat-zat gizi yang ada di dalam buah dan sayuran itu sangat penting bagi t...

Save Palestina!

Nak, malam ini seperti malam-malam sebelumnya. Kamu bisa tidur nyenyak di samping ummi dan Abi. Memeluk gulingmu, tidak digigit nyamuk, tanpa merasa kepanasan karena pendingin udara yang selalu siap untuk membuat hawa kamar menjadi sejuk, juga ada selimut yang akan menghangatkanmu saat kamu mulai merasa kedinginan. Keesokan paginya, jika ingin mandi dengan air hangat, kamu tinggal minta kepada ummi untuk menyediakannya, begitu juga dengan menu sarapan dan bekal yang kamu inginkan. Setelah itu, dengan senyum mengembang kamu dan tas merahmu melangkah menuju sekolah. Di sana, kamu bermain gembira bersama teman-temanmu tanpa perlu merasa khawatir akan apapun. Ummi menangis Nak, menangis atas semua nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Ummi menangis, membayangkan apakah kelak ummi bisa menjawab dengan baik apa saja yang telah ummi lakukan sebagai tanda syukur atas segala nikmat kebersamaan kita. Sementara, anak-anak seusiamu di Palestina sana satu-persatu meregang nyawa. ...

Angry Nai

Aih... Mbak Leyla memang kreatif banget dah bikin ide GA-nya. Kontes foto anak dengan ekspresi yang lagi marah. Sempet mikir juga, ikutan nggak yah. Bukan karena nggak punya foto Nai yang gi marah, nangis, atawa kesel, tapi nggak tega buat postingnya, ntar kalau dia gede trus malu dan komplen ma Umminya begimane *Umminya mikir kejauhan hihihi... Tapi, nggak ada salahnya buat ikutan, biar ntar Nai tahu gimana jeleknya dia kalau gi marah (walaupun sebenernya tetep ngegemesin hehehe...). Nai itu anaknya sadar kamera banget, fotogenik dan ekspresif, jadi ummi sama abinya seneng banget buat jeprat-jepret, nggak perduli apa Nai gi senang, marah, nangis, tidur, pokoke selalu jadi objek foto dah. Nah, ini beberapa foto Nai hasil saya ngubek-ngubek file foto di lappy. Dari usia Nai belom setahun, samapai usia Nai sekarang (3 tahun).   "Nai mau nonton TV ummi!"   "Nggak mau mandi, nggak bau asem kok!"   "Balikin BB Nai!" ...

Bento Ala Ummi

Nggak punya buku panduan, cuma modal BW ajah. Nggak punya peralatan ngebento, cuma pakai cetakan kue alakadarnya. Miskin kreatifitas, tapi nggak ngopas. Hihihi... apa seh. Jadi ceritanya begini, sebelumnya saya memang udah coba-coba untuk bikin bento buat bekal Nai. Trus dengan PD tingkat kelurahan, hasil ngebento saya yang pas-pasan banget itu saya posting di album FB. Salah seorang temen saya bilang, kenapa nggak coba ikutan kontes ngebento yang diadakan oleh Tupperware. Whuaaa... walaupun dari awal saya udah mikir bahwa tipiiiiis banget harapan buat menang, tapi nggak ada salahnya kan buat ikut mencoba. Apalagi, saya punya koleksi Tupperware yang selemari hihihi... siapa tahu ada rezeki. Pesertanya buaaaanyak banget, fotonya ada sekitar 300-an lebih bo' dan aseli cakep-cakep banget. Saya sendiri, dengan rasa PD tingkat kepresidenan akhirnya posting 16 foto bento di sana, tapi sayang sodara-sodara, saya tidak masuk ke dalam daftar 5 orang pemenag. Yah sutralah...

Selamat Tahun Baru ^_^

Met Tahun Baru 1 Muharram 1434 H yah temans... Gambar pinjem dari sini Saya berharap, semoga tahun ini menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Bersyukur karena Allah masih memberikan usia. Ah... sungguh begitu banyak hal yang sangat saya syukuri di dalam hidup ini. Allah memberikan segalanya lebih dari yang saya minta. Hmmmm... mengawali tahun baru ini, saya juga berharap semoga apa yang saya tulis di blog ini bisa selalu menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, yang akan memberatkan amal saya kelak, bukan malah menguranginya. Wah, postingan saya yang berkurang, itu menunjukkan bahwa ada aktivitas lain yang sedang saya kerjakan, dan membutuhkan konsentrasi yang lumayan hehehe... karena saya takut, saat saya menulis di sini, saya menuliskannya dengan emosi negatif, sehingga tulisan-tulisan saya tidak mencerahkan, melainkan mngeruhkan. Bukankah apa yang kita tuliskan akan sama pertanggungjawabannya dengan apa yang kita lisankan. Sekali la...

Romansa Dini Hari

Kau tahu, malam ini tetap terasa indah. Malam-malam basah tanpa nyanyian jangkrik. Malam-malam dengan secangkir kopi yang rasanya lebih nikmat, karena tak sekedar menjadi penahan kantuk, tapi juga penghangat tubuh. Saat ini, kita tidak berada terlalu jauh atau terlalu dekat. Kau tengah asyik dengan lautan angkamu, sedang aku dengan lautan aksaraku. Sesekali kita saling melempar senyum. Sesekali kita merebahkan tubuh untuk meluruskan persendian. Sesekali aku menggapai tanganmu untuk sekedar menghalau ketakutan saat petir menyambar-nyambar.  Ah... waktu terlalu cepat bergulir. Tak berapa lama lagi, mentari akan muncul malu-malu. tapi tak mengapa, bagi kita, bukankah Shubuh adalah sebuah refleksi jiwa tanpa jeda?.

Pertemuan Itu (Kopdar Perdana Dengan Eni Martini dan Aida Maslamah)

Di hari selasa, waktunya jalan-jalan lagi. Kali ini pikiran udah tenang (udah lulus gitu lho ^_^), jadi bisa jalan-jalan tanpa beban hehehe... tapi, tidak dapat dipungkiri kalau kondisi fisik saya masih sangat cuaaapek, kurang tidur, dan kepikiran singa mati bertaring alias deadline naskah yang harus saya setor secepatnya. Dengan mata yang seperti mata panda dan jerawat yang bertaburan seperti bintang di langit, saya lumayan nggak PD. Mendadak jadi nyesel banget karena udah sebulanan nggak nyolekin si krim malam xixixi *saloooon... mana saloooon Padahal hari ini, saya ada janji dengan duo orang penulis keren. Kami tergabung di salah satu grup menulis yang bernama Be a writer, yaitu Mbak Aida A dan Mbak Eni Martini. Rencananya kami akan ketemuan di Carrefur jam 10 pagi. Saya sampai lebih dulu, sekitar jam 09.15. Agak bingung juga untuk nungguin dimana, karena tempat-tempat makan di sana baru buka jam 10. akhirnya, setelah mendapat ijin dari karyawan Solaria, saya memil...