Awalnya, ada seseorang yang nge- add saya. Berhubung saya biasanya perlu waktu beberapa hari untuk bisa konfirmasi permintaan pertemanan dari seseorang, maka saya tidak langsung melakukan konfirmasi. Saya biasanya akan melihat terlebih dahulu siapa mereka. Tapi, mungkin orang tersebut udah nggak sabar buat masuk ke list pertemanan saya, akhirnya dia mengirimkan pesan kepada saya via inbox . Ya ampun! Ternyata dia adalah salah satu teman sekelas saya semenjak kelas 1-6 SD dulu. Pantas saja saya tidak mengenalinya, selain dia memakai nama akun lain, dia juga menggunakan PP yang sama sekali tidak saya kenal. Ah… sepertinya memang ingatan saya saja yang payah akan seperti apa wajahnya dulu, atau mengkin memang wajahnya sudah berubah, bukankah terakhir kali kami bertemu adalah sewaktu perpisahan di SD dulu dan sekarang sudah beberapa tahun kemudian. Lagipula, terakhir kali kami bertemu dulu dalam kondisi yang tidak mengenakkan. Bayangkan, saya sempat berkelahi dengannya (laki-...