Langsung ke konten utama

Alhamdulillah, Yeaaaay... Saya Lulus


Seninnya, ini hari ummi di kampus. Setelah semalem main di ragunan dan kota tua, sekarang Nai dan abi harus nemenin ummi. Sebenarnya Nai dan abi bisa aja sih nunggu di penginapan, tapi Nai mana mau pisah sama umminya, akhirnya setelah makan siang kami jalan menuju kampus.

Ujian di mulai setelah zuhur, saya peserta yang terakhir (jumlah 3 orang). So, giliran saya setelah ashar.



Alhamdulillah ujian berjalan dengan lancar, padahal saya lumayan dag dig dug dhueeer… Allah memang Maha baik, setelah sempat tertunda lumayan lama, akhirnya saya dapat menyelesaikan master saya dengan baik. Saya selalu husnuzon atas segala keputusan Allah, bayangkan dulu waktu kuliah saya sedang hamil Nai, sekarang Nai usianya udah 3 tahun hehehe... Alhamdulillah tesis saya mendapatkan nilai A dan saya kembali lulus dengan predikat cumlaude (seperti S1 dulu). Bahkan, saya dapet inspirasi project besar dari dosen saya, semoga saya bisa menjalankannya nanti.

Nai yang gi nungguin Umminya





Hmmmm... satu gunung tinggi udah berhasil dilewati. Masih ada DL nulis yang kejar tayang banget, yah... apapun itu, gimana ribet dan jumpalitannya, saya mencoba untuk menikmati semuanya. Setidaknya, waktu yang ada dari hari-hari saya selalu diisi dengan hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat, Aamiin ^_^








Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...