Langsung ke konten utama

Pertemuan Itu (Kopdar Perdana Dengan Eni Martini dan Aida Maslamah)




Di hari selasa, waktunya jalan-jalan lagi. Kali ini pikiran udah tenang (udah lulus gitu lho ^_^), jadi bisa jalan-jalan tanpa beban hehehe... tapi, tidak dapat dipungkiri kalau kondisi fisik saya masih sangat cuaaapek, kurang tidur, dan kepikiran singa mati bertaring alias deadline naskah yang harus saya setor secepatnya. Dengan mata yang seperti mata panda dan jerawat yang bertaburan seperti bintang di langit, saya lumayan nggak PD. Mendadak jadi nyesel banget karena udah sebulanan nggak nyolekin si krim malam xixixi *saloooon... mana saloooon

Padahal hari ini, saya ada janji dengan duo orang penulis keren. Kami tergabung di salah satu grup menulis yang bernama Be a writer, yaitu Mbak Aida A dan Mbak Eni Martini. Rencananya kami akan ketemuan di Carrefur jam 10 pagi.

Saya sampai lebih dulu, sekitar jam 09.15. Agak bingung juga untuk nungguin dimana, karena tempat-tempat makan di sana baru buka jam 10. akhirnya, setelah mendapat ijin dari karyawan Solaria, saya memilih untuk duduk di sofa sana. Setelah beberapa saat, saya langsung mengenali seorang ibu modis nan cantik yang berjalan menuju arah saya, yaitu Mbak Aida M. Wah, Mbak Aida cantik dan ramah banget.

Nggak lama, Mbak Eni Martini yang semanis madu juga dateng, bertiga dengan suami tercinta dan Mas Pijar yang super duper aktif. Rasanya luar biasa, walaupun baru pertama kali ketemu, kami sudah seperti teman lama aja (emang temen lama di FB hehehe...).

Yang pertama kali dilakukan adalah tuker-tukeran buku (yaiyalah, penulis gitu lho, masa tuker-tukeran baju ^_*), setelah itu, kami ngobrol seru, mulai dari seputar dunia tulis menulis, anak, sampai analisis yang diberikan Mbak Eni tentang karakter seseorang yang dilihat dari penampilannya. Pokeke seru banget, apalagi Mbak eni orangnya ceriwis banget, ngomongnya cepet (sebelas dua belaslah sama saya hehehe...).

Terakhir, tentunya ajang narsis buat pamer kopdar ini ke teman-teman hehehe... Mudah-mudahan, suatu saat kami bisa bertemu kembali. Semoga aja Mbak Aida dan Mbak Eni nanti bakal mampir ke Pekanbaru.






Kami akhirnya berpisah, Mbak Aida bakal naik ke atas untuk belanja, sedangkan Mbak Eni mau bawa pijar yang sedang sakit gigi ke dokter, sedangkan saya mau jalan-jalan lagi ke Pondok Indah Mall. Wah, rasanya waktu berjalan sangat cepat, tapi saya sangat bersyukur akan pertemuan ini ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...