Langsung ke konten utama

Go To Ragunan


Alhamdulillah udah nyampe di Jakarta. Nai juga terbang dengan anteng. Tapi, masalah baru mulai muncul. Nai bingung sedang ada dimana, Nai minta pulang. Abinya langsung turun tangan buat ngerayu Nai, karena Abi memang ahlinya buat rayu merayu (korban pertamanya adalah si ummi xixixi...). Nggak gitu sih, sebenarnya memang si abi lebih sabar dibandingkan umminya buat ngasi pendekatan persuasif ke Nai (umminya cepet bertanduk hehehe... )

Dengan iming-iming bakal diajak ke kebun binatang baut liet sodara abinya *hus... hahaha... Nai akhirnya luluh, nggak sabar pengen liet binatang-binatang, secara Nai udah lama pengen ke kebun binatang waktu di Pekanbaru, tapi saya dan abinnya belum sempet mengabulkannya.

Setelah kurleb 2 jam, akhirnya kami nyampe juga di penginapan khusus tamu yang udah disediakan oleh kampus UMJ. Sesampainya di kamar, kami langsung bongkar tas buat ngambil tumpukan tupperware. Saya memang membawa makanan dari rumah, ada rendang dan dendeng (olahan daging qurban hehehe...) juga nasinya. Semua udah pada kelaparan, karena berangkatnya pagi-pagi banget, pada nggak nafsu buat sarapan, Cuma ngeteh doang.


Setelah kenyang, kami langsung siap-siap untuk berangkat ke ragunan (belum bongkar koper). Call taksi, nggak lama taksi dateng, kami udah melaju lengang ke ragunan, apalagi letaknya nggak terlalu jauh dari penginapan saya di UMJ. Wah, ragunan ruameeee banget, ini kan hari minggu dan ragunan adalah salah satu tempat wisata yang murmer di Jakarta.


Nai terlihat semangat. Kami lalu memutuskan untuk keliling-keliling dengan berjalan kaki saja. Pengen naik delman tapi Nai takut, naik kereta eh antriannya sepanjang tali beruk, naik sepeda eh ntar Nai diletakkin dimana. Ya sutralah, akhirnya jalan kaki aja seberapa sanggup, sekalian biar bebas jeprat-jepret *narsis kumat ^_*

Ternyata, kami hanya sanggup jalan kaki ke beberapa kandang binatang. Kepala abinya puyeng (kebanyakkan makan daging hehehe...), Nai juga mulai minta gendong *hadeeeeh...

Kandang Rusa

Masih Rusa

Kandang Gajah

Kandang Jerapah

Selanjutnya, kami memutuskan untuk nonton satwa show. Di sana ada pertunjukkan burung yang bisa joget, monyet dan beruang yang bisa naik sepeda, dan berang-berang yang bisa berhitung. Awalnya, Nai terlihat antusias, tapi nggak lama pandangannya jadi meredup. Entah apa yang ada di pikirannya, mungkin Nai sedih lihat binatang-binatang itu. T_T

Muka sedih Nai

Burung ngucapin selamat datang

Beruang madu naik sepeda

Monyet naik sepeda

Berang-berang berhitung

Nai bengong

Pertunjukkan belum selesai tapi Nai udah minta keluar. Berhubung ummi dan abinya juga udah capek, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke penginapan. Sebelum naik taksi, Nai minta dibelikan boneka, di sana banyak banget pedagang boneka, Nai pilih boneka Hello Kitty kesukaannya.

Nai capek, tidur di taksi

Komentar

  1. ternyata Nai kmrn2 sempet ke Jkt ya.. COba bs ketemuan ya :)

    BalasHapus
  2. Iyaaa... Mbak Myra. Wah seharusnya saya ngabari yah hehehe... ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...