Langsung ke konten utama

Kolding Mobile



Dimana ada kemauan, di situ ada jalan. Begitulah prinsip yang dipegang oleh H. Natra Kamal (54 tahun), seorang Ayah dari satu putri. Lewat ide brilian dari anak semata wayangnya, maka tidak membutuhkan modal yang besar untuk menyewa tempat seperti kios atau ruko, ia tetap dapat berjualan hanya dengan bermodal mobil pribadinya.

Memanfaatkan mobil kijang keluaran tahun 1991. Ia berjualan dengan menawarkan kuliner khas Riau baik berupa makanan maupun minuman, seperti laksamana mengamuk, roti jala es kuah durian, es kacang merah, kolding durian, dan sop buah. Jadi, dengan memarkirkan mobil di pinggir jalan, lalu terjadilah transaksi penjualan yang ternyata keuntungan yang dapat diraup tidak bisa dikatakan kecil. Padahal modal yang dikeluarkan tidaklah besar.

Pada awal berjualan tepatnya bulan Maret 2009, Pak Haji demikian ia akrab disapa, “memarkir” dagangannya di jalan Ronggowarsito Pekanbaru. Dengan semakin banyaknya permintaan, iapun lalu pindah ke jalan Cut Nyak dien, tepat di belakang kantor gubernur Riau. Tempatnya lebih strategis karena terletak di tengah kota.

Disamping untuk menambah penghasilan, ia juga bermaksud untuk melestarikan kuliner khas Riau. Ada kebanggaan tersendiri baginya, terlebih saat pembeli menjadikan jajanannya ini sebagai oleh-oleh dari Pekanbaru. Jadi tidak heran jika dagangannya yang mulai ia jajakan setiap hari mulai dari pukul 11.00 wib-18.00 wib ini, laris manis.

Pak Haji menuturkan, hanya dengan modal sebesar Rp 150.000 saja, ia mampu meraup keuntungan setiap harinya sebesar Rp 500.000 dengan harga per gelas Rp 8000. Angka yang luar biasa, mengingat tidak harus membayar biaya sewa tempat, hanya ada pungutan berupa retribusi kebersihan saja sebesar Rp 3000 per hari. Maka, saat ini ia sudah memiliki 2 mobil baru yang juga beroperasi untuk menjajakan makanan khas Riau. Ia sanggup membayar cicilan kredit salah satu mobil barunya sebesar Rp 4.500.000 per bulan.

Melihat kesuksesannya, maka saat ini banyak pedagang lain yang yang juga mengikuti jejaknya untuk berjualan mobile dengan menggunakan mobil pribadi. Tidak hanya kolding dan makanan serta minuman khas Riau saja. Tapi ada yang berjualan jus buah, empek-empek Palembang, burger, sampai kepada pakaian dan asesoris. Tertarik untuk ikut jualan mobile juga?.

            Resep Es Laksamana Mengamuk
BAHAN:
·        buah kwini atau mangga, potong kotak kecil
·        es untuk menyajikan
BAHAN SIRUP:
·        gram gula pasir
·        vanili
·        santan
·        Daun pandan
CARA MEMBUAT:
Rebus bahan sirup sampai mendidih dan gula larut, angkat lalu dinginkan.
Masukkan buah kwini, tambahkan es lalu sajikan dingin.

Resep Es Kacang Merah
BAHAN :
  • biji selasih
  • rumput laut warna-warni
  • kacang merah kaleng
  • sirup vanili
  • es
  • susu kental manis
CARA MEMBUAT :
  1. Aduk semua bahan dan simpan dalam lemari es.
  2. Tata dalam gelas saji atau gelas berkaki, dan tambahkan es batu.
Resep Sop Buah
Untuk membuat sop buah dengan rasa yang istimewa pilihlah buah yang masih segar dan gunakan gula sebagai pemanis asli.

BAHAN:
·        melon( potong dadu )
·        pepaya matang( potong dadu )
·        blewah ( dikeruk )
·        apel (potong dadu)
·        Anggur (bulat)
·        Lengkeng (bulat)
·        Jeruk nipis
·        air matang secukupnya
·        es batu secukupnya
BAHAN SIRUP:
·        gula pasir
·        daun pandan
·        nangka matang( potong dadu )
·        teh garam
·        air

CARA MEMBUAT:

1. Sirup:

Rebus gula,garam, daun pandan dengan air sampai
gula larut, dinginkan, saring, kemudian masukkan
potongan nangka, sisihkan.

2. Siapkan mangkuk, isi dengan semua bahan sop buah,

beri 2 sendok sayur sirup, perasan jeruk nipis, es
batu,air matang secukupnya,aduk, siap dihidangkan.


Resep Kolding Durian
BAHAN :
  • pisang
  • durian
  • ketan
  • delima
  • cendol
  • santan
  • es
  • susu kental manis
CARA MEMBUAT :
1.      Bahan yang direbus : pisang, delima, ketan. Pisahkan dan letakkan masing-masing ke dalam tempat plastic
2.      Saat penyajian masukkan semua bahan yang direbus lalu di tambahkan dengan durian, santan, susu kental manis, juga es. batu


Resep Roti Jala Es Kuah Durian
BAHAN :
  • Roti jala
  • durian
  • santan
  • es
  • susu kental manis
CARA MEMBUAT :
Saat penyajian masukkan roti jala lalu di tambahkan dengan durian, santan, susu kental manis, juga es batu.



Nai juga doyan ^_^






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...