Langsung ke konten utama

Kenapa Antologi


Sudah satu tahun lebih saya nyemplung di dunia kepenulisan. Menyalurkan kembali hobi nulis saya yang sebelumnya timbul tenggelam oleh aktivitas lain. Tapi sekarang, menulis adalah ”me time” yang menyenangkan bagi saya disela urusan domestik yang kini menjadi makanan sehari-hari sebagai mother stay at home atau full time mother. Debut menulis saya pertama kali adalah lewat antologi. Pada awalnya saya memberanikan diri untuk meng-add beberapa penulis terkenal, masuk dalam komunitas kepenulisan dan mengikuti ajang perlombaan menulis, berhasil lolos dan karya saya dibukukan bersama peserta yang lolos lainnya dalam sebuah antologi (kumpulan kisah).

Rasanya begitu luar biasa. Walaupun pada saat ini saya mulai mengurangi frekuensi untuk mengikuti sebuah antologi karena ingin mulai merambah untuk menulis solo, bagi saya antologi tetap sebuah awal menulis yang istimewa. Karena, ada beberapa hal yang saya dapatkan :

  • Antologi menantang keterampilan kita untuk bisa menulis dengan berbagai tema yang ada. Mengemas tulisan dengan jumlah halaman, karakter, atau kata yang telah ditentukan. Juga aturan lainnya.
  •  Antologi merangsang kita untuk belajar mencari sisi lain yang berbeda untuk dituliskan dengan tema yang telah ditentukan 
  • Antologi membuat kita belajar untuk mempercantik tulisan sendiri, dengan mengedit tulisan agar menggunakan EYD yang tepat. 
  • Antologi memotivasi kita untuk kontiniu dalam menulis 
  • Antologi memberikan peluang kepada kita untuk dapat berada satu buku dengan penulis senior atau yang telah lebih dulu menggeluti dunia kepenulisan. 
  • Antologi membuat kita banyak mendapatkan teman-teman baru. Bisa saling memotivasi, sharing pengetahuan dan pengalaman. 
  • Antologi memberikan kita kesempatan untuk mendapatkan berbagai macam hadiah, terkadang berupa paket buku dan sudah di tanda tangani oleh penulisnya 
  • Antologi memberikan sebuah sensasi deg-deg an yang indah kala kita menunggu pengumuman kelolosannya dari berapa banyak peserta yang ikut. 
  • Antologi mengajarkan kita bagaimana berbesar hati dalam menghadapi kegagalan saat karya kita tidak terpilih. Karena, banyak faktor yang dapat menyebabkannya. Bisa jadi bukan karena tulisan kita yang tidak bagus, tapi bisa saja banyak orang yang menuliskan tentang hal yang sama dari tema yang telah ditentukan, atau masalah selera juri yang berbeda.

Dari pengalaman saya mengikuti beberapa audisi antologi, sekitar 20 an yang lolos dan baru separuhnya saja yang sudah terbit. Kalau berbicara tentang materi atau apresiasi atas karya kita, untuk antologi yang diterbitkan secara indie kita sebagai kontributor hanya mendapatkan nama saja, namun untuk yang diterbitkan di penerbit mayor ada berbagai macam bentuk, misalnya :
  •  Kontributor  mendapatkan honor dengan sistem jual putus dalam arti kita menerima pembayaran dalam bentuk uang hanya sekali saja 
  • Kontributor mendapatkan honor dengan sistem royalti, jadi menerima setiap ada pencairan dari penerbit 
  • Kontributor hanya mendapatkan sebuah buku sebagai bukti terbit. 
  • Kontributor mendapatkan beberapa eksamlar buku sebagai honor (tidak bisa diuangkan). 
  • Kontributor mendapatkan diskon untuk pembelian buku langsung ke Penerbit melalui PJ (Penanggung Jawab) antologi.

Jadi jangan ditanya berapa jumlahnya, karena kontributor di dalam sebuah antologi bisa sampai 30 orang lebih, yang berarti kita harus berbagi dengan penulis lainnya. Hal yang berbeda jika kita sebagai PJ  antologinya. Selain nama kita yang akan tercantum di cover depan buku, otomatis kita juga yang akan mendapatkan materi yang lebih besar dibandingkan dengan kontributor. Karena selain PJ lah yang mengadakan audisi, mempercantik naskah, juga PJ lah yang berusaha keras untuk mencari penerbit yang bisa menerbitkan antologi tersebut

Terakhir, saya pribadi selama mengikuti antologi akan sedikit selektif. Karena ada antologi yang mengenakan bayaran sebagai biaya pendaftaran dan saya tidak tertarik untuk mengikutinya. Selain itu, kita juga harus selektif dalam mengikuti antologi dengan melihat siapa PJ antologinya, karena ternyata ada kasus bahwa PJ tidak bertanggung jawab dan membawa lari naskah hasil karya pesertanya. Terlepas dari itu semua, tidak ada salahnya untuk kita mengikuti ajang audisi antologi mengingat banyak juga manfaat yang bisa kita peroleh, seperti yang saya pribadi rasakan di atas. Keep writing ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...