Langsung ke konten utama

Korban Iklan


Adakah acara di televisi yang tidak diselingi dengan iklan?, sepertinya tidak. Iklan selalu hadir wara-wiri seperti sebuah selingan di jam istirahat, bahkan frekuensinya terkadang lebih banyak dibandingkan durasi acara itu sendiri. Tentu saja, iklan di televisi adalah suatu sarana efektif dan efisien bagi beberapa perusahaan yang kebanyakan termasuk dalam skala besar untuk mempromosikan produk dan jasanya. Memang, pengeluaran terbesar perusahaan kebanyakan adalah dibagian promosi. Namun, feedback yang di dapat juga tidak main-main. Kita sebagai konsumen kebanyakan akan tertarik untuk membeli dan terkadang lebih percaya untuk menggunakan suatu produk jika telah melihat iklannya di televisi.

Tapi, jangan ditanya bagaimana mutu iklan yang ada di Indonesia. Kebanyakan iklan itu menampilkan alur yang tidak sesuai bahkan lebay, mengeksplor wanita (padahal bukan produk untuk wanita), mengkampanyekan pacaran (kebanyakan diproduk kecantikan remaja), terlebih bagaimana kebanyakan kostum yang digunakan oleh wanitanya. Apalagi belakangan ini terjadi fenomena demam K-Pop. Maka bertaburanlah gaya pakaian mini yang memamerkan lengan dan paha.

Tidak dipungkiri, kreatifitas dalam penyajian sebuah iklan adalah poin utama. Bagaimana mengemas iklan seunik mungkin sehingga dapat melekat kuat di memori penonton. Namun sayang, jika ada penonton yang kemudian menyandang gelar sebagai konsumen atau pelanggan produk tersebut, tergoda untuk menggunakan namun kecewa karena harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Bisa juga salah mengartikan bahkan meniru sesuatu yang tidak semestinya dari iklan tersebut. Saya menyebutnya sebagai korban iklan.

Salah satu contohnya adalah saat sedang berada di jalan raya, saya melihat seorang anak laki-laki yang masih termasuk dalam kategori ABG atau ABABIL yang tengah mengemudikan sepeda motornya sambil memegang sebuah bungkusan snak. Lalu memakan isinya sambil mengemudi dengan sebelah tangan!. Hohoho.. ternyata yang dimakannya adalah snak yang diiklankan oleh seorang pemuda yang tengah merasa lapar dan saat berhenti di lampu merah mengambil helm temannya dan memakannya.

Jadi, anak tersebut telah ”terkontaminasi” atau salah kaprah. Sehingga ia melakukan sesuatu yang dapat membahayakan dirinya. Bukankah dalam mengemudi kita dilarang untuk menggunakan HP, apalagi mengemudikan sepeda motor dengan sebelah tangan sambil makan. Miris, tidak hanya dari tampilan kebanyakan iklan tapi juga dari efek yang terjadi karena konsumen yang kurang ”cerdas” dalam menilai. Saya hanya berharap, kelak iklan yang ada di Indonesia bisa lebih bermutu dan memiliki nilai edukasi bagi penontonnya. Ya, semoga saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Grow n Health Madu Pertumbuhan dan Kecerdasan Anak

Di rumah, kami selalu menyediakan madu. Madu juga dijadikan sebagai pengganti gula. Nggak hanya sehat, rasanya juga lebih nikmat. Saya pribadi, campuram madu dengan perasan jeruk nipis dan air hangat merupakan minuman pembuka hari. Sungguh luar biasa manfaat dari madu ini, nggak hanya buat kesehatan tapi juga kecantikan lho, karena bisa dijadikan masker juga. Kalau kita googling nih, bakal menemukan banyak banget manfaat dari mengkonsumsi madu, baik madu murni amupun dikombinasikan dengan herbal lainnya, manfaatnya seperti: sebagai sumber energi karena bisa menambah stamina, menjaga fungsi saluran cerna, membantu menurunkan kolesterol serta mengingkatkan HDL (kolesterol baik), melawan anemia, dll. Jadi, keluarga saya sudah sangat akrab dengan madu. Untuk saya dan suami, kami biasa mengkonsumsi madu murni tanpa campuran. Tapi untuk anak-anak, kami memberikan madu yang dikombinasikan dengan herbal bermanfaat lainnya. Tujuannya, agar semakin banyak manfaat yang didapat. Apalagi n...