Langsung ke konten utama

Giveaway Novel Cinderella Syndrome, Leyla Hana

Ikutan berimajinasi tentang salah satu tokoh di novel Cinderella Sydrome. Saya memilih tokoh Erika.

Erika, 30 tahun. Wanita karier sukses yang tidak mau menikah seumur hidupnya karena ada trauma masa kecil yang sulit dihilangkan. Namun, ia tiba pada pilihan harus menikah, karena hanya dengan menikahlah ia bisa terlepas  dari masalah yang sedang membelitnya.


Berikut sinopsis cerita ala saya:

Ibunda Erika yang tengah sakit parah kerap kali menanyakan perihal pernikahan kepada Erika. Ibundanya juga sudah berulangkali meyakinkan Erika bahwa tidak semua pernikahan akan berakhir buruk seperti pernikahannya dengan Ayah Erika.

Erika masih bergeming, kejadian buruk di masa kecilnya masih sangat membekas. KDRT yang dilakukan oleh Ayah Erika terhadap dirinya dan Bundanya meninggalkan trauma yang berkepanjangan. Bukan hanya itu, banyak pernikahan orang-orang disekelilingnya yang juga berakhir buruk.

Tapi Ibundanya terus mendesak, dengan dalih bahwa ia khawatir tidak akan sempat melihat Erika-anak satu-satunya- menikah. Akhirnya, Erika luluh. Namun ia harus berpikir keras bagaimana bisa menemukan seseorang yang bisa menikah dengannya. Seseorang yang tampan, mapan, dan baik hati. Tapi dimana ia bisa menemukan pria sempurna seperti itu yang bersedia menikahinya dalam waktu dekat?.

Darion, seorang pria berusia 25 tahun. Baru bekerja sekitar 5 bulan di perusahaan konsultan manajeman milik Erika. Pria tampan berkulit putih dengan senyuman menawan, berasal dari keluarga yang broken home juga. Ia menjadi satu-satunya kandidat sebagai calon suami Erika.

Dengan menciptakan berbagai kebetulan, akhirnya Erika berhasil mendapatkan hati Darion. Ia mengabaikan segala perbedaan diantara mereka, baik dari segi usia maupun status pekerjaan. Bagi Erika, usia Darion yang lebih muda, juga kedudukannya yang sebagai atasan Darion, merupakan poin penting untuk dapat menjadi pemegang kendali di dalam rumah tangga mereka kelak.

Sayangnya, walaupun mereka berdua sama-sama berasal dari keluarga broken home, tapi memiliki kasus yang berbeda. Jika Erika trauma karena perbuatan Ayahnya, sebaliknya dengan Darion yang trauma dengan Ibunya. Darion ingin ketika menikah kelak, ia yang memegang kendali mutlak atas rumah tangganya. Darion merasa sangat beruntung bisa memiliki Erika, yang mapan dan sukses. Darion juga tidak perduli dengan berbagai perbedaan diantara mereka.

Erika dan Darion akhirnya menikah. Siapa sangka, pernikahan yang berawal dari berbagai "kepentingan" tersebut malah berjalan indah. Pernikahan mereka menjadi pernikahan yang penuh dengan kebahagiaan, karena ternyata rasa cinta itu bisa datang dengan sendirinya, asal kau tidak pernah menyimpan orang lain di hatimu.






Komentar

  1. rasa cinta itu bisa datang dengan sendirinya, asal kau tidak pernah menyimpan orang lain di hatimu.

    super sekali...

    BalasHapus
  2. Oke Mbak Ela, ditunggu pengumumannya ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bersama Anak Liburan Dadakan Tapi Berkesan

Apa jadinya kalau keluarga yang jarang liburan, pas mau liburan eh si anak demam. Duh... Susah buat diungkapin kan yah. Ada sedih, bingung, kesel, nyesel, dll. Semua bayangan tentang liburan indah mendadak buram, karena liburan terancam batal. Padahal, liburannya udah dinanti-nanti banget. Yah, begitulah kira-kira yang saya rasakan pas mau liburan, eh adek khai demam. Pengaruhnya nggak cuma ke saya atau si Abi, tapi juga Mbak Nai. Sedih adeknya sakit, dan sedih juga kalau liburannya jadi batal. Habisnya, Mbak Nai udah bayangin gimana serunya liburan nanti, trus bakal diceritakan ke teman-teman di sekolahnya. Begitulah... Kami sekeluarga nggak pernah menyiapkan waktu khusus untuk liburan. Jadi, yang namanya liburan itu bisa dadakan aja atau pas sekalian ada moment tertentu, seperti undangan pernikahan dari luar kota. Jadi, bisa dibilang liburannya nggak jauh-jauh juga, bisa di seputar Riau aja, seperti ke Siak atau luar kota seperti ke Sumatera Barat. Transportasi yan...

Me Time Mandi Parfume dengan Vitalis Parfumed Moisturizing Body Wash

Bismillahirrahmairrahim Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Sahabat Ummi... Sejak menjadi seorang Ummi, alias perempuan yang sudah punya anak, ada satu aktivitas yang menjadi sebuah kemewahan tersendiri buat saya. Yaitu, mandi. Hah, serius? Serius lho. Mandi itu bisa jadi sebuah me time . Nggak harus berlama-lama di dalam kamar mandi, karena kadang tak seindah ekspektasi. Sejak menjadi seorang Ibu, biasanya kita mulai begitu ahli bagaimana melakukan mandi secepat kilat. Sebelum bocah menggedor kamar mandi sambil nangis karena kehilangan Ibunya, walaupun baru nggak kelihatan 3 menit :D Baiklah, nikmati saja masa-masa itu, karena nggak bakal lama. Suatu saat nanti bisa jadi kita bakal merindukannya. Nah, bagaimana bisa tetap mandi kilat tapi kitanya jadi bersih dan wangi juga happy ?, tentu saja semua berhubungan dengan sabun mandi yang kita gunakan. Of course , penting sekali memilih sabun mandi yang tepat. Setidaknya kriteria pemilihan sabun mandi ...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...