Langsung ke konten utama

Roti Manis Buatan Ummi yang Manis ^_^


Waktu BW di blognya Mbak Octaviani Nur Hasanah, ada resep roti yang komplit banget dengan cara pembuatannya. Berhubung di rumah gi banyak banget tepung terigu, nggak ada salahnya Ummi coba buat. Apalagi semua bahan udah tersedia, maklum aja karena ummi sekarang gi rajin bereksperimen di dapur untuk bikin camilan buat Nai.

Untuk resep lengkapnya bisa dilihat di sini ya ^_^

Bikinnya ternyata memang gampang banget. Sebagai orang yang baru pertama kali bikin, hasil roti saya lumayanlah hehehe...


Adonannya saya uleni sendiri pakai tangan, trus saya bentuk jadi mungil-mungil (pengen kaya’ roti unyil). Untuk isiannya pakai keju dan meises.


Setelah terbentuk, saya diamkan dulu sebentar. Setelah itu baru saya panggang. Tapi, saya manggangnya nggak pakai oven lho, oven yang ada di rumah sama dengan oven Mbak Octa, oven hock gede yang jadul banget. Karena males buat turunin tu oven dari atas lemari, akhirnya saya panggang pakai multi pan ajah. Alhamdulillah tetap jadi, Cuma warnanya aja yang agak pucat, nggak secoklat kalau pakai oven.



Komentar

  1. Aih... dikunjungi yang punya blog dapur hangus. Tengkiyu Mbak Ika *tutup muka pakai multi pan

    BalasHapus
  2. trus resep rotinya mana ?? huhuhuh

    gaya si emak nanya resep, pdhl ga ngerti jg hahaha

    BalasHapus
  3. Resep rotinya tinggal tekan tautan "sini" Mimi, langsung meluncur ke blog Mbak Octaviani Nur hasanah

    BalasHapus
  4. Bisalah kirimin ke rumah nihhhh ^_<

    BalasHapus
  5. Boleh Mbak Eka, wani piroooo hihihi *matre :P

    BalasHapus
  6. Monggo dinikmati gambarnya Mbak Myra ^_*

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

#DearDaughter Untuk Nai Tercinta

Dear... Khansa Nailah Gadis kecil berkerudung yang sangat ceriwis dan baik hati. Bayi mungil ummi yang kini telah berusia 4 tahun. Rasanya waktu berjalan begitu cepat. Ummi masih merasa baru kemarin Nai ummi kandung, ikut dalam setiap aktivitas ummi. Saat mengandung Nai, ummi super sibuk. Ummi mengajar full dari hari senin sampai jum'at, dan sabtu minggunya Ummi Kuliah S2. Nai Ummi bawa naik turun tangga sampai 3 lantai, setiap hari. Tapi kamu baik-baik saja, kita berdua kuat. Saat hamil Nai, Ummi juga ngidam lho, sama seperti ibu-ibu hamil lainnya. Tapi ngidam Ummi sedikit berbeda, Ummi ingin jalan-jalan pakai Honda Jazz Sport keluaran terbaru hihihi... aneh yah, Abi dan Opa mu sampai bingung. Keluarga kita nggak ada yang punya mobil itu, tapi Alhamdulillah ternyata teman sekantor Opa baru beli mobil itu, jadi kesampaian deh ngidam Ummi. Hari-hari yang Ummi lewati saat mengandung Nai, semuanya luar biasa, Ummi sangat menikmatinya, walaupun berat badan Ummi Naik drastis, ...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...