Langsung ke konten utama

Juara Lomba Foto Blogfam

Alhamdulillah... nggak sia-sia umi rajin jeprat jepret sana-sini, eh tapi ada alasannya yah (ceritanya di sini). Ada 2 foto hasil jepretan umi yang akhirnya lolos menjadi salah satu pemenang di lomba foto yang diadakan oleh Blogfam.

Ini dia pengumuman pemenangnya lewat majalah Elektronik bz!  edisi Juli dan Edisi Agustus. Silahkan, bisa didownload gratis, majalahnya kereeeen lho, bacaan pas buat para blogger.. ^_^

Edisi Juli, foto saya menjadi juara 2. Tema fotonya adalah Ekspresi anak. Bisa ditebak deh foto siapa, foto Nai dong. Nai emang fotogenik banget (kaya' uminya xixixi...). Foto itu diambil di Gramedia Pekanbaru, waktu kami gi borong buku hihihi... Nai memang bahagia banget kalau udah diajak ke toko buku.


Nah untuk bulan Agustus, foto saya menjadi juara 3. Tema fotonya adalah makanan. Bisa ditebak juga makanan apa yang saya foto, camilan Nai hehehe... Pizza mini ala umi. Ternyata foto tersebut mampu menggugah selera para juri. O yah, kali ini nama saya ditulis dengan nama Ummi Khansa, sesuai identitas email ternyatah ^_^


Di majalah edisi Agustus ini, juga diulas mengenai pendapat juri tentang foto-foto para pemenang dari kedua lomba yang diadakan di bulan Juli dan Agustus tersebut. Ini dia komentar para juri.


So, makin semangat deh jeprat-jepret dan ikutan lomba-lomba foto lagi, semoga nanti bisa nyabet jadi juara 1, Aamiin ^_^

Komentar

  1. yaah tak jelas terbaca komentar jurinya mbak Oci, ditulis lagi dong ....

    Byw ... selamat yaaa :)

    BalasHapus
  2. Mbak Niar, kata jurinya ekspresi Nai dan suasananya pas banget. Untuk foto makanan, berhasil membuat juri ngileeeer... ^_^

    BalasHapus
  3. Ini hadiahnya apa um?
    Salam buat si kecil ya,kecil kecil aja udah jadi model foto ne,menag lagi.

    BalasHapus
  4. Hadiahnya belum nyampe hehehe...


    Oke, nanti disampaikan ke Nai kalau ada salam dari Om De Hoppus. Tengkiyu udah mampir, salam kenaaal ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...