Langsung ke konten utama

Kongkow Nulis Pekanbaru


Hari itu, pas inet gi lumayan nggak ngadat, saya sempet OL trus nemu info ada acara tentang kepenulisan yang diadakan oleh kongkow nulis. Lewat share dari Mbak Ragil Papero. Penasaran dengan acaranya juga pengisi acaranya, dua orang penulis asal Pekanbaru, yang satu non fiksi, dan satunya lagi genre fiksi. Apalagi acaranya diadakan di Gramedia. Udah lama juga nggak ke sono, karena stok bacaan masih banyak :D


Yang dateng bisa dibilang rame, karena semua kursi yang disediakan oleh panitia nggak ada yang tersisa. Materi yang disampaikan oleh Rizqi juga asyik, ditambahi oleh Kemal yang nulis di genre fiksi. Seneng banget banyak anak-anak muda Pekanbaru yang jadi penulis dan menularkan virus menulisnya ke banyak orang. Sesuai banget deh dengan harapan saya supaya budaya baca tulis bisa mengakar dan terus tumbuh di Riau.

Nah, itulah salah satu tujuan dari adanya sebuah komunitas kongkow nulis yang digagas oleh Imel dan Ebi. Duo anak muda yang kreatif *berasa tua gue*
Sebelumnya, saya cuma mimpi dan bayangin punya sebuah komunitas yang berhubungan dengan dunia kepenulisan, asli dari Pekanbaru. Tapi begitulah mak-mak rempong sok sibuk kaya' saya, masih belum sampai ke taraf itu. Alhamdulillah... ternyata komunitas kongkow nulis yang punya visi dan misi keren ini lahir di Pekanbaru. 


Tentang kongkow nulis lebih lengkapnya, sila kunjungi mereka di sini. Buat para penulis or yang tertarik nyemplung ke dunia kepenulisan sila bergabung, bisa jadi relawan or member, terutama yang dari Riau.

Sukses deh buat kongkow nulis! ^______^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...