Langsung ke konten utama

Misteri Hilangnya Anting

Pernah nggak sih ngalamin kehilangan sebuah benda, tapi akhirnya menemukannya kembali. Mungkin pernah yah, gimana kalau itu terjadi berkali-kali dengan benda yang sama?. Nah, itulah yang saya alami, mungkin karena memang masih rezeki yah, anting saya yang sebelah kanan ini berkali-kali lepas dan hilang. Alhamdulillah, nggak lebih dari 3 hari, nemu kembali.

Anting tersebut tekadang saya temukan kembali di kamar tidur (di atas tempat tidur dan kolong), di kamar mandi, di ruang pakaian, di ruang tamu, bahkan dapur. Jadi, kalau saya ngadu ke suami bahwa anting saya hilang, suami cuma bilang ntar juga bakal ketemu lagi. Yah itu tadi, memang masih rezeki, anting itu kembali ditemukan. Bukan karena hal yang aneh-aneh.

Pernah sih terpikirkan untuk membuka saja anting tersebut, habisnya rada kesel juga karena sering hilang. Tapi sayang, anting itu pemberian suami dan selama ini cuma anting itu yang awet saya gunakan. Maksudnya, sebelum anting ini, saya memang seringkali kehilangan anting sebelah. Akhirnya yang sebelah lagi dijual. Untuk anting yang sekarang, menurut saya modelnya pas dan antingnya nyaman dipakai.

Gimana dengan temans, punya pengalaman yang sama?

Komentar

  1. Kalo saya, malah anak saya yang sering hilang anting :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kalau Nai malah awet antingnya, dari baby sampai umur 4 tahun, belum ada ganti-ganti :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...

Kopdar Pertama Kumpulan Emak-emak Blogger Pekanbaru

Bisa dibilang, ini kopdar dadakan. Berawal dari salah satu mak-mak cantik bernama Ewida di KEB yang ngabsen siapa aja blogger Pekanbaru. Alhasil, unjuk gigi beberapa orang dan akhirnya kami sepakat untuk bertemu pada hari minggu, tanggal 5 Agustus 2012 di Perpustakaan keren Soeman HS Pekanbaru. Saya datang sedikit terlambat, setengah jam lah, karena susah payah ngerayu Nai. Terpaksa deh bilang mau ke mall, eh tapi saya nggak bohong lho, bis dari kopdar memang kami ke mall hihihi… Sampai di sana, kami ngumpul di lantai 2 tepatnya di ruangan kedap suara, so bisa cuap-cuap bebas tanpa khawatir ditimpuk buku sama pengunjung pustaka lain atau ditegur sama yang jaga puswil xixixi… maklum yang ngumpul emak-emak, so pasti heboh. Nah, berhubung ini adalah pertemuan pertama, jadi kami saling berkenalan. Ada saya, Oci YM yang unyu-unyu pakai ungu hihihi… *narsis akut. Trus ada Mbak Ewida yang cantik banget alias awet muda karena nggak nyangka kalau anaknya udah pada gede-gede. Tr...