Langsung ke konten utama

Oki Setiana Dewi dan Buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita

Ini postingan bener-bener narsis dan promo hehehe... Jadi ceritanya, siang menjelang sore Mbak Naqiyyah Syam teman duet saya BBM. Bahwa dia habis foto bareng dengan Oki Setiana Dewi, sewaktu menghadiri bedah buku Dalam Dekapan Kematian yang diadakan di Lampung.


Siapa sih yang nggak kenal dengan OSD atau Oki Setiana Dewi, pemain film Ketika Cinta Bertasbih dan sinetron Anak-anak Manusia, sekaligus penulis beberapa buku. Tentu saja saya senang plus bangga lah waktu OSD bersedia foto bareng buku Dosa-dosa Istri Kepada Suami Yang Diremehkan Wanita, buku duet saya dengan Mbak Naqi.



Ternyata Mbak Naqi share juga di FB dan Twitter. Sekaligus sedikit sharing tentang acara bedah bukunya di grup kepenulisan yang kami ikuti. Mbak Naqi janji untuk posting cerita lengkapnya di blog. Menurut Mbak Naqi, OSD itu bener-bener cantik, tinggi, gaya bicaranya cerdas dan nggak gugup. Muslimah ideal deh fisiknya. Wah, jadi penasaran dengan sosok OSD, moga suatu saat saya bisa bertemu dengannya ^_^


Saya, Mbak Naqi, dan OSD

Komentar

  1. Aiiih cara promo yang asyik ... mbak Naqi memang cerdas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Naqi emang jago kalau buat promo-promo Mbak niar :)

      Hapus
    2. Bgmna cra,y yah spnya sya jga bsa ktmu sma oki setiana dewi d bsa dpat bku"nya scra lngsung dri oki

      Hapus
  2. Wah, emang cantik Okinya hehhe...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyapa Kembali

 Apa kabar? Kita bersua kembali setelah sekian lama. Akhirnya, tak bisa pungkiri, jika rindu mengetuk kalbu, tanda harus segera bertemu. Di ruang ini, sebuah rumah maya, yang dulu kehangatannya begitu nyata. Rindu akan tegur sapa di kolom komentar. Rindu dengan aktivitas blog walking nya. Dan banyak rindu lainnya yang sulit untuk dijabarkan, karena udah keburu berasa mengharu biru. Semoga semua sahabat Ummi, sehat-sehat ya.

Mamak Era Digital yang semakin Produktif dan Kreatif dengan ASUS E202

Assalamu'alaikum... Sahabat Ummi... Sesama Mamak-mamak yang hidup di era digital dan mendapatkan hasil dari kegiatan online -nya, tentu udah paham lah yah seluk-beluknya. Iya, kok di rumah aja tapi bisa berpenghasilan. Kok di rumah aja, tapi sibuknya ngalahin orang kantoran. Kok di rumah aja, tapi pas pergi-pergi bawaannya banyak banget seperti orang yang mau presentasi. Beda banget dengan mereka yang belum paham tentang dunia digital beserta peluang berpenghasilan di dalamnya. Sampai-sampai, saya pernah ditawarkan pekerjaan, karena kasihan melihat saya yang magister tapi cuma jadi ibu rumah tangga :D Padahal, ini hanya masalah pilihan aja. Saya memilih untuk di rumah. Berpenghasilan pun, tetap bekerjanya di rumah. Tanpa menganggu fokus utama saya, yaitu anak-anak. Apalagi, berpenghasilannya dari hobi. Hati senang, dompet pun riang.    Buku terbaru saya dan beberapa pembacanya Sahabat Ummi... Sebagai Mamak-mamak, ada banyak hal yang b...

Merangkai Kata

 Merangkai Kata Ternyata rasanya tak semudah dulu ya, saat nge-blog jadi suatu rutinitas. Tangan bisa dengan lincahnya menari di atas keyboard. Isi kepala berloncatan, menjadi berbaris-baris paragraf. Hmmm... apa ya, mungkin salah satunya karena berjalannya waktu semua sudah berubah. Waktu membawa kita pada begitu banyak peristiwa yang akhirnya menjadikan hidup semakin penuh dengan berbagai pertimbangan. Ya, berbagai pertimbangan. Apakah ini layak dibagi?, Bagaimana jadinya kalau ini di share?, Apakah ini bermanfaat? dan berbagai pertanyaan lainnya, yang akhirnya isi kepala urung untuk dituliskan. Sempat terpikir juga, apakah saya sudah terlalu tua? wkwkwk... yang sudah di fase butuh kedamaian, menghindari konflik dan drama, sudah tidak mencari validasi lagi, dan sudah semakin takut dengan kematian. Tapi, tak bisa pungkiri bahwa saya merindukan dunia kepenulisan. Saat menulis adalah sebagai sebuah katarsis, saat menulis adalah salah satu cara untuk menebar kebaikan, dan saat menuli...